Bus ALS Masuk Jurang Sedalam 22 Meter, 3 Orang Tewas, Ini Identitas Korban

Berbagisemangat.com Bus ALS bernomor polisi BK 7246 UA, masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 Wib.

Tiga orang tewas dilaporkan akibat kecelakaan tesebut.

”Telah terjadi kecelakaan di Desa Hasobe 23 November 2017 kira” pukul 04.15 pagi tadi,Bus ALS dengan nomor polisi BK 7246 UA (dengan nomor pintu 01).
Laporan sementara 3 orang meninggal dunia..korban lainnya sedang dalam perawatan di RSUD Sipirok,Kab.TapSel,” tulis Amar Hafaz di facebooknya.

Ia juga menyertakan belasan foto-foto di lokasi kecelakaan serta korban yang dirawat di RSUD Tapsel.

Sedangkan akun fery kiteng mengunggah informasi laporan Kapolres Tapsel pada Kapolda Sumut.

KECELAKAAN MAUT TAPANULI SELATAN !! 3 ORANG TEWAS DAN PULUHAN TERLUKA :'(
#TAPSEL #SUMUT #MEDAN #SHARE
*Yth. Bapak Kapolda Sumut*
.
*Selamat Pagi Jenderal*
.
Izin Jenderal melaporkan kejadian laka lantas Tunggal / Out Control di *Desa Marisi Kec Sipirok Kab Tapsel*. Pada hari Kamis tgl 23 Nop 2017 sekira pukul 04.15 di jalan umum *Km 24 – 25 jurusan Psp dgn Sipirok*, sewaktu mobil bus ALS BK 7246 UA yg dikemudikan oleh *NANDA SAPUTRA Alias Enek Umur 30 Thn, Sopir, Alamat Kota Nopan ( Melarikan Diri )* dgn membawa penumpang sebanyak -+ 32 orang, datang dari arah Pasar Sipirok menuju Padangsidimpuan, setibanya di di Ds Marisi, kondisi jalan menikung ke kanan, dan diperkirakan pengemudi mobil bus ALS BK 7246 UA yg bernama *NANDA SAPUTRA alias Enek* mengantuk, setibanya di TKP, pada saat melintasi jalan menikung tersebut, pengemudi mobil bus ALS BK 7246 UA tidak dapat mengendalikan dgn baik kendaraan sehingga masuk ke jurang yg berada di sebelah kiri jalan arah Padangsidimpuan, akibat kecelakaan tunggal tersebut, penumpang mobil bus ALS 1 Orang meninggal dunia di TKP , 2 Orang Meninggal Dunia Di Rumah Sakit Setelah Mendapat Perawatan dirumah Sakit Sipirok dan 29 Orang mengalami luka-luka dan dirawat di RSUD Sipirok.
.
*1. KORBAN MENGINGGAL DUNIA : 3 Orang :'(
.
*2. KORBAN LUKA BERAT : 4 Orang :'(
.
*3. KORBAN LUKA RINGAN : 25 Orang :'(
.
*4. KERUGIAN MATERI: Rp 100.000.000 ( Seratus Jutah Rupiah )*
.
*Tindakan Yang Diambil:*
*1. Mendatangi TKP*
*2. Membawa Korban Kerumah Sakit*
*3. Mengamankan Barang Bukti dan Olah TKP*
*4. Catat Identitas Korban dan Saksi*
*5. Mencari Tersangka*
*6. Meminta Visum Ke RSU Sipirok*
*7. Membuat Laporan*
.
Demikian Yang Dapat Kami Laporkan, Perkembangan Lanjut Segera Kami Laporkan
.
Hormat Kami
.
*KAPOLRES TAPANULI SELATAN*
*AKBP MOHAMMAD IQBAL, S.IK, M.SI*

Netizen menyebut bus terguling ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 22 meter dari pinggir Jalinsum.

“Tikungan ini sangat patah, kuat kuat dugaan, sopir ngantuk tak sempat mengelak,” ujar Salim (37), salah seorang warga setempat.

Dilansir metro tabagsel, penumpang selamat, Wahdan Siregar (40), warga Hutaimbaru, Kota Padangsidempuan  mengatakan, bus yang mereka tumpangi berangkat dari Medan jam sekitar jam 19 Rabu (22/11).

Sepanjang perjalanan, tidak ada kendala. Dia terbangun setelah mendengar jeritan penumpang di lokasi kejadian. Dan beberapa saat bus sudah terguling.

Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB.
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. (facebook)
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB.
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. (facebook)

“Masih, mendengar suara rem, lalu mobil terbalik di dalam jurang. Saya pastikan, kondisi badan saya tidak terbentur keras terutama kepala dengan cara melindungi kepala dengan tangan, lantas saya keluar dari jendela kaca yang sudah pecah,” terangnya sambil menahan rasa sakit akibat luka lecet dibeberapa tubuhnya.

Pihak RSUD Tapsel menyebut, sampai saat ini, sebanyak 28 pasien masuk ke UGD secara hampir bersamaan dengan luka lecet, patah dan tiga diantaranya meninggal.

“Tiga meninggal, atas nama Taufik IR warga Suka Maju, Medan Johor, Ahmad Khumaidi warga Manyabar, Kabupaten Madina dan Bisma Sari Siregar warga Muara Tagor,” terang James, salah seorang petugas RSUD Tapsel.

Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB.
Bus ALS masuk jurang di tikungan Menara atau Simpang Depag, Dusun Hasobe, Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Tapsel, Kamis (23/11/17) sekitar pukul 4.30 WIB. (facebook)

Kasat Lantas Polres Tapsel AKP Muriyasnal menyebutkan, peristiwa tersebut akibat kerusakan setir bus, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan kecepatan bus itu.

“Menurut keterangan Erwin (kernet bus), kecelakaan itu akibat ada kerusakan pada kemudi Bus ALS, sehingga lepas kendali,” ujarnya kepada wartawan ketika dihubungi melalui telepon selulernya.

Dia mengatakan, jumlah penumpang yang dibawa oleh Bus ALS sebanyak 32 orang. Saat ini sedang dilakukan pendataan oleh petugas kepolisian.

Pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap sopir Bus ALS, yang kabur.

Please follow and like us:

Related posts

Leave a Comment