Mengapa Facebook Blokir Akun Presiden Chechnya?

Berbagisemangat.com – Jika ada larangan Pemerintah Amerika Serikat, apapun itu, Facebook tak bisa mengelak. Bahkan, termasuk memblokir akun Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov.

Soal itu terungkap setelah Russian internet watchdog mempertanyakan mengapa akun facebook dan instagram milik Kadyrov diblokir?

Facebook menjelaskan pemblokiran itu dilakukan lantaran pemerintah AS telah memblokir visa dan membekukan aset Kadyrov. Disebutkan, pengelola akun itu masuk dalam U.S. Specially Designated Nationals List.

Sanksi untuk Kadyrov disebutkan bagian dari penegakan Global Magnitsky Human Rights Accountability Act. Pada 21 Desember, pemerintah A.S. mencantumkan 51 target yang dapat dilihat di laman Departemen Keuangan A.S.

“Karena itu, Facebook memiliki kewajiban hukum menonaktifkan akun ini, ” juru bicara Facebook menjawab pertanyaan Mashable.

Facebook harus mematuhi aturan negara A.S. yang dikelola dan diterapkan oleh Departemen Pengawasan Aset Luar Negeri A.S. dan Departemen Luar Negeri A.S. “Itu bukan sesuatu yang baru,” katanya tanpa menjelaskan kasus lainnya.

Kepada The Guardian, Kadyrov mengatakan akunnya diblokir tanpa penjelasan pada Sabtu lalu. Kini, Kadyrov mendaftarkan sebuah akun di Mylistory, jaringan sosial Chechnya.

“Teman-teman terkasih, saya telah membuat akun pribadi saya kadyrov_95 di Mylistory. Mulai sekarang saya akan mengeposkan semua berita dan foto penting di sana,” katanya di saluran Telegram sebagaimana dikutip Russia Today.

***

Washington menuduh Kadyrov, sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin, terlibat dalam penindasan, penyiksaan dan pembunuhan.

Pada Desember 2016, Departemen Keuangan AS mengumumkan telah memberlakukan sanksi pemblokiran visa dan pembekuan aset terhadap Kadyrov.

Kadyrov menjawab langkah AS itu dalam sebuah postingan di Instagram, “a sleepless night is waiting for me”. Lalu ia menambahkan, bahwa suatu kebanggaan karena tidak disukai Amerika Serikat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menggambarkan pengumuman Washington sebagai “sangat mengerikan”.

Sangat menyedihkan. Sejumlah kelompok di Amerika Serikat masih memiliki keinginan mengejar jalur penghancuran hubungan bilateral,” kata Maria Zakharova sebagaimana dikutip BBC.com

Ditunjuk sebagai presiden Chechnya oleh Presiden Rusia Vladimir Putin pada 2007, Kadyrov memiliki aliansi yang kuat dengan Rusia. Dia mendukung pemberontak pro-Putin di Ukraina timur dan untuk aneksasi Rusia terhadap Krimea.

Kadyrov adalah Seorang mantan pemberontak yang memimpin milisi pribadi “Kadyrovit” yang kuat dan ditakuti.

Kelompok hak asasi manusia menuduh milisi ini melakukan penyiksaan, penculikan dan pembunuhan di Chechnya, sebuah republik mayoritas Muslim di Kaukasus Utara yang dilanda perang pada 1990-an.

Kritikus juga menuduh Kadyrov mengumpulkan kekayaan pribadi yang luas dan menyalahgunakan jabatan politiknya.

 

Please follow and like us:

Related posts