Ingat Santri yang Obati Anjing Sakit? Kini Nasibnya Luar Biasa

Berbagisemangat.com – Dua tahun lalu, warganet ramai membicarakan seorang santri berpeci putih yang mengobati anjing hitam penuh luka. Pria yang menjadi buah bibir itu diketahui bernama Abdul Wahab.

Dalam unggahan tertanggal 9 April 2016 itu, pria asal Tegal, Jawa Tengah, itu turut membubuhkan keterangan.

Kasihan sekali anjing ini. Tubuhnya banyak sekali luka dan sprti sangat kelaparan. Tadi aku ajak ke Pondok dan sdikit aku obati dan kasih makan,” tulis Abdul.

Walaupun najis tapi kata guruku ‘puncak dari agama adalah cinta’,” kata dia.

Hampir dua tahun foto dan kisah itu diunggah ke Facebook. Kini, Abdul Wahab telah lulus dari pondok.

Kini Nasibnya…

Kini Abdul sudah selesai mengabdi dan mengajarkan ilmu agamanya di Tanah Papua. Sejak 2017, dia menjadi CEO dan pendiri Santrionline.net, laman online berisi artikel mengenai Islam di Nusantara.

Kesibukan Abdul tak berhenti di situ. Kini dia juga aktif mengelola Distro Kang Santri.

 Abdul Wahab

Bisnis kaos berdesain kekinian itu menyasar pasar santri generasi milenial.

Alhamdulillah. 2017 Sambil mengelola @santrionline_ dan @distrokangsantri serta mengabdi di @nucare_lazisnu, Saya sekarang bekerja di 5 Perusahaan dan 3 Lembaga,” tulis Abdul di Instagram pribadinya, @kangabdu.

Tak hanya menggeluti kewirausahaan, Abdul juga kerap membagi ilmunya. Dalam unggahannya, dia terlihat mengisi dakwah tiap Kamis ba’da Zuhur di Deutsche Bank Building, Jakarta Pusat.

Bekerja Penuh Ikhlas

Abdul bercerita segala kesuksesan yang diraihnya merupakan keberkahan. ” Keberkahan seperti ini merupakan hasil dari bagaimana setia kepada sebuah proses,” tulis dia.

Abdul mengaku, sebelum sukses pernah bekerja menjadi pencuci piring di sebuah rumah makan di Jakarta. Setelah menjadi pencuci piring, dia beralih profesi menjadi tukang sapu di jalan.

Saat itu banyak hinaan, cemoohan orang yang sangat sering saya dengar,” ucap dia.

 Abdul Wahab

Meski begitu, anak desa yang mengaku tak tamat SMP ini tetap menjalani hidupnya dengan ikhlas.

Insya Allah kalo teman-teman mau setia pada proses dan selalu berusaha menjadi hamba yang gemar bersyukur teman-teman akan lebih segalanya dari pada saya ini,” ucap dia.

Related posts