Pengungsi Palestina Mendaki Gunung Everest dengan Kaki Palsu

Berbagisemangat.com – Mimpi Jarah Al-Hawamdeh untuk menjadi pendaki gunung untuk sementara waktu harus dikesampingkan saat usianya 15 tahun. Pada saat itu, pengungsi asal Palestina tersebut kehilangan kaki kanannya setelah didiagnosis menderita kanker tulang. Akan tetapi Jarah yang lahir di Al-Jofeh, Amman Selatan, Yordania, dari orang tua pengungsi, telah memutuskan penderitaan yang ia alami tidak akan menghancurkan hidupnya. Jarah bertekad untuk mengubah nasib. Saat menjalani perawatan kanker di Pusat Kanker King Hussein di Amman, Jarah bersekolah di UNRWA Al-Jofeh Boys School. Tekadnya untuk terus belajar mendapat perhatian khusus dari sekolah, sehingga…

Read More

Hebat! Wanita Ini Hidup dengan ‘Separuh’ Otak tapi Berhasil Selesaikan Kuliah S2

Berbagisemangat.com – Hidup Christina Santhouse saat ini bisa dibilang sangat sempurna. Dia memiliki pekerjaan yang baik sebagai terapi wicara, punya suami yang menyayanginya, rumah yang dia beli berkat kerja kerasnya sendiri, berhasil memiliki gelar master, dan dicintai banyak orang. Tapi satu yang tidak terbayangkan, Santhouse menjalani hidupnya yang sempurna itu dengan kondisi otak yang hanya tinggal separuh saja. Semua bermula saat pergelangan kaki kanannya berkedut hebat dan dia mengalami 150 kali kejang dalam sehari. Orangtuanya yang panik membawa Santhouse ke rumah sakit untuk diperiksa. Betapa terkejutnya mereka saat dokter mengatakan…

Read More

Tyas, Anak Satpam UGM, Pantang Menyerah Demi Raih Cita-cita

Berbagisemangat.com – Retnaningtyas Susanti (33) warga Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Sleman, berhasil meraih doktor dari Universitas Gajah Mada (UGM). Ia adalah anak Teguh Tuparman, yang sehari-harinya bekerja menjadi anggota satpam di kampus UGM. Dia hari ini ikut diwisuda bersama 1.369 wisudawan lulusan pascasarjana di Grha Sabha Pramana (GSP), Kamis (19/4/2018). Ia adalah salah satu dari 88 mahasiswa program S3 yang diwisuda. Kini ia bergelar doktor setelah menyelesaikan S3 program studi Kajian Pariwisata. Pencapaian wanita yang akrab dipanggil Tyas ini tak disangka-sangka oleh kedua orangtuanya, yakni Teguh Tuparman (56) dan Retnanik…

Read More

Mengharukan, Tukang Kurir Ini Bawa Ibunya Yang Derita Alzheimer Sambil Bekerja

Berbagisemangat.com – Kasih sayang Cai Yujun terhadap ibunya, Yang Suxiu, sangatlah besar. Dia selalu berusaha memperhatikan ibunya kapan pun. Bahkan, ketika pria 52 tahun tengah melaksanakan pekerjaannya sebagai kurir di Chengdu, sebuah kota di barat daya China. Dilansir situs Thecover.cn via South China Morning Post Rabu (18/4/2018), Cai memodifikasi sepeda listriknya, dan menambahkan tali pengaman. Modifikasi tersebut dilakukan supaya sang ibu, yang berusia 92 tahun, bisa duduk dengan nyaman selama dia mengantarkan barang ke berbagai tempat. Cai mengatakan, dia memutuskan untuk membawa Yang ketika bekerja sejak sang ibu didiagnosa menderita…

Read More

Kisah Wanita Hidup Dalam Sangkar Kaca Selama 13 Tahun

Sangkar kaca seluas 25 meter persegi itu telah menjadi ‘rumahnya’ selama lebih dari satu dekade. Berbagisemangat.com – Penyakit langka yang mengancam jiwa menyebabkan Juana Munoz, wanita di Spanyol terpaksa tinggal di dalam sangkar kaca selama 13 tahun. Wanita asal Cadiz itu bahkan tidak bisa merangkul suami atau putranya karena penyakit misterius yang dia derita tersebut. Sangkar kaca seluas 25 meter persegi itu telah menjadi ‘rumahnya’ selama lebih dari satu dekade. Menurut surat kabar setempat, Munoz mengalami empat kondisi luar biasa, termasuk fibromyalgia, sindrom kelelahan kronis dan tanda-tanda elektro-sensivitas. Munoz bercerita…

Read More