Azan Berkumandang di Tengah Demo Puisi Sukmawati

Berbagisemangat.com – Massa yang tergabung dalam Persaudaraan Alumni 212 memadati Jalan Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat. Ribuan orang berdemo di depan Kantor Bareskrim Polri, menuntut pengusutan Sukmawati Soekarnoputri yang mereka nilai telah melecehkan Islam melalui puisi.

Para pendemo mayoritas mengenakan busana serba putih. Mereka meneriakkan yel-yel meminta polisi segera menangkap putri Presiden Pertama Indonesia, Sukarno.

Padatnya massa yang berdemonstrasi membuat Jalan Medan Merdeka Timur tidak bisa dilalui oleh kendaraan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat ini polisi sedang berusaha mengatur lalu lintas agar para pengendara juga dapat sampai ke tujuannya dengan mudah.

” Pengalihan arus atau buka tutup, itu nanti hal teknis, anggota sudah paham di sana,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Massa Demo Sukmawati Lantunkan Azan dan Alquran

Sebelum orasi, azan dan Alquran dikumandangkan menggunakan pengeras suara. ” Lebih merdu mana azan apa kidung apa azan saudara-saudara?” kata orator.

” Azan,” sambut peserta aksi.

Saat ini, sudah ada 10 perwakilan massa yang masuk ke dalam kantor Bareskrim Polri untuk menyampaikan aspirasinya.

Sebelum melakukan aksi di depan Bareskrim Polri, ribuan massa terlebih dulu berkumpul dan bersalat Jumat di Masjid Istiqlal.

Sukmawati memang tengah menjadi sorotan setelah membacakan puisi berjudul Ibu Indonesia pada gelaran Indonesia Fashion Week 2018. Puisi itu dinilai melecehkan Islam.

Sukmawati telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Dia bahkan telah mendatangi kantor MUI untuk melakukan klarifikasi dan meminta maaf.

Please follow and like us:

Related posts