Berharap Bisa Melihat Lagi Putranya yang Menghilang, Seorang Ibu Mendonorkan Kornea Matanya

Berbagisemangat.com  – Tidak ada seorangpun ibu yang tak mencintai anaknya.

Meskipun terkadang seorang ibu selalu cerewet dan melarang anak-anaknya untuk melakukan hal-hal dinginkan, namun bukan berarti dia tidak menyayangi anaknya.

Justru atas apa yang dilakukannya tersebut merupakan salah satu bukti cinta dan sayang kepada anak-anaknya.

Dia tidak ingin anaknya sakit atau terluka.

Seorang ibu ingin melindungi anaknya dari ancaman atau bahaya yang akan menimpa.

Dengan segenap hati dia tetap akan memberikan semua yang terbaik untuk anaknya.

Segala cara akan ia lakukan demi melihat anaknya bahagia.

Pun demikian dengan seorang ibu satu ini.

Demi bisa melihat anaknya lagi, ia mendonorkan matanya ketika tau usianya tak lagi lama.

Dilansir dari artikel terbitan New Straits Times tanggal 13 April 2018, seorang wanita yang sekarat menawarkan kornea matanya untuk ditransplantasi.

Wanita yang berasal dari Tiongkok tengah itu berharap bisa menatap putranya dari surga dengan cara itu.

Wanita bernama Wang Shiqun tersebut kehilangan putranya lebih dari 20 tahun yang lalu.

Wang yang berasal dari kota Yibin di provinsi Sichuan, Tiongkok meninggal pekan lalu di usia 55 tahun.

Ia meninggal setelah berjuang melawan kanker payudara selama hampir satu dekade.

Dia mempercayakan adik perempuannya untuk memastikan kornea matanya diberikan kepada donor.

Tujuannya agar ia bisa sekali lagi melihat putranya jika anaknya itu pulang.

Putra Wang bernama Zhu Hai.

Zhu berusia sembilan tahun dan tinggal bersama ayahnya setelah Wang bercerai dengan sang suami.

Zhu hilang setelah meninggalkan sekolah untuk pulang ke rumah jam 5 sore pada tanggal 4 Juni 1996.

Pukul 9 malam, ketika dia belum kembali, keluarga menghubungi sekolah dan mulai mencari dia.

Wang tidak ada di Yibin pada saat itu.

Wang tidak tahu rincian insiden itu, termasuk apa yang dikenakan putranya saat menghilang.

Meskipun penyebab hilangnyanya tidak jelas tapi sepupu Zhu Hai dilaporkan telah memberi tahu nenek mereka bahwa Zhu Hai telah mengatakan sesuatu sebelumnya.

Zhu mengatakan “Mari kita bersulang untuk kesempatan terakhir kita bersama ini”.

Hal ini Zhu sampaikan di sebuah pertemuan sekolah tiga hari sebelum dirinya menghilang.

Selama bertahun-tahun, Wang telah melakukan perjalanan keliling Tiongkok.

Ia telah ke Kunming, Beijing, Chengdu dan kota-kota lain untuk mencari putranya.

Ada banyak petunjuk palsu, dan dia ditipu beberapa kali oleh orang-orang yang memberi informasi palsu.

Pada tahun 2010, Wang didiagnosa menderita kanker payudara.

Sebelum operasi, ia sempat menyebutkan tentang mendonorkan matanya.

“Dia mengatakan bahwa ketika orang mati mereka dibakar, jadi akan lebih baik untuk menyumbangkan apa yang dia bisa,” kata saudara perempuan Wang.

“Ketika dia meninggal, dia menolak untuk menutup matanya. Ketika saya menangis, saya mengatakan kepadanya bahwa saya pasti akan membantunya menemukan putranya,” lanjutnya.

Kornea Wang telah diberikan kepada dua pasien muda yang menderita penyakit mata.

Please follow and like us:

Related posts