Warga di Desa Ini Pilih Investasi Kerbau hingga Ratusan Juta Rupiah daripada Nabung di Bank

Berbagisemangat.com – Sebuah desa di tengah hutan jati di Kabupaten Ngawi mulai dikenal sebagai desa wisata. Desa Bulakpepe, Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, mulai dikenal banyak orang sebagai “kampung kerbau”. Julukan tersebut telah tersemat lama pada desa ini karena mayoritas warganya adalah pemelihara kerbau. Menurut Kepala Dusun, Warsito (38), ada 100 lebih warga desa yang memelihara ternak ini. Rupanya, kebiasaan masyarakat Bulakpepe memelihara kerbau telah ada sejak era penjajahan. “Kerbau di Dusun Bulakpepe itu sudah turun temuru, sejak zaman penjajahan Belanda itu sudah ada. Dulu kerbau diambil tenanganya,” tutur…

Read More

Tak Punya Tangan dan Kaki, Pasangan Ini Buktikan Hidup Bisa Tetap Bahagia

Berbagisemangat.com – Kisah pasangan yang tak memiliki tangan dan kaki di Tiongkok, viral di media sosial. Ini dikarenakan, meski tidak memiliki fisik yang lengkap, pasangan itu tetap hidup bahagia dalam menjalani hidup mereka. Melansir dari SCM, Liu Hai dan Li Meiwen tinggal dan bekerja di sebuah pertanian sayuran dan peternakan ayam di Mongolia. Mereka telah menikah selama 11 tahun lamanya dan kini telah dikaruniai satu putri cantik bernama Xinhua. Liu yang merupakan kepala keluarga juga veteran tentara. Saat bertugas 21 tahun lalu, ia mengalami kecelakaan yang membuatnya kehilangan kedua lengan…

Read More

Kisah “Driver 001” Go-Jek Pertama Saat Masih Andalkan “Call Center” untuk Dapat Penumpang

Berbagisemangat.com – Pengemudi ojek online Go-Jek berjuluk “driver 001”, Mulyono, menceritakan pengalamannya selama delapan tahun bergabung dengan perusahaan aplikasi tersebut. “Driver 001” merupakan julukan untuk Mulyono karena menjadi salah satu driver Go-Jek pertama yang beroperasi saat perusahaan aplikasi itu baru muncul di Indonesia pada 2010. Mulyono menceritakan, di awal munculnya Go-Jek, mendapatkan penumpang tak semudah seperti sekarang ini. Saat itu Mulyono masih mengandalkan call center Go-Jek yang akan menghubunginya jika ada penumpang yang hendak diantar. “Bahasa bakunya call center, ‘selamat siang Pak, selamat pagi Pak, bisa minta tolong ambil orderan…

Read More

Padang Arafah Hijau Royo-royo oleh Pohon Soekarno, Begini Sejarahnya

Berbagisemangat.com – Dahulu kala, Padang Arafah di Arab Saudi tampak gersang. Tak ada pepohonan tumbuh di sana, hamparan pasir dan bebatuan mendominasi tempat tersebut. Namun, kondisi itu berubah setelah kedatangan presiden pertama Republik Indonesia Ir Sukarno. Berkat gagasan Bung Karno, kini panasnya padang pasir Jazirah Arab setidaknya terkurangi. Diketahui, Padang Arafah merupakan satu tempat tujuan para jemaah haji. Di Arafah, para jemaah melakukan satu rukun haji wukuf. Pada tahun 1955, Bung Karno sedang wukuf kala menunaikan ibadah haji. Saat itulah ide menghijaukan Padang Arafah muncul dan ditanamlah pohon di tempat…

Read More