24 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Pria Ini Tak Menyangka Kini Bisa Jadi Pilot, Nasib Membawanya Untuk Kendalikan Pesawat

Berbagisemangat.com – Semua orang pasti menginginkan nasib yang baik dan mempunyai mimpi menjadi yang terbaik di masa depannya. Namun nasib dan mimpi seseorang di masa depannya tak bisa diprediksikan oleh siapapun.

Istilah kehidupan bagaikan roda memang benar adanya. Sudah banyak orang yang mengalaminya, seperti sosok satu ini. Kisah dari seorang warga yang berada di benua Afrika lebih tepatnya dari Nigeria ini mungkin dapat menjadi inspirasi bagi kita.

Mendengar kisah mengenai seorang yang berlatar belakang dari keluarga yang kekuarangan hingga menjadi menjadi orang kaya ataupun sukses tentu sudah sering kita dengar.

Mohammade Abubakar, awalnya hanyalah seorang petugas kebersihan yang bekerja di sebuah maskapai penerbangan. Namun, mimpinya yang besar tak menghalangi pria ini meraih apa yang diinginkannya.

Bahkan mimpinya itu tak sejalan dengan pekerjaannya kala itu. Dengan kata lain, apabila dipikirkan mungkin menjadi sebuah kejanggalan bagaimana bisa petugas kebersihan mengemban jabatan menjadi pengemudi pesawat atau pilot.

Abubakar bekerja sebagai seorang petugas kebersihan sudah selama dua puluh empat tahun di Air Azman.

Pada (30/7/18) tahun lalu, Abubakar resmi menjadi seorang pilot pesawat . Ternyata ia pernah ditolak oleh sekolah penerbangan Kaduna di Nigeria karena terlambat mendaftar menjadi salah satu siswa di sana.

Kegagalannya tersebut bukanlah suatu akhir baginya, Abubakar berpikir untuk tetap melanjutkan kehidupannya dan mimpinya sebagai seorang pilot.

Ia kemudian berusaha untuk dapat bekerja di perusahaan pesawat terbang, meski akhirnya ia hanya diterima sebagai seorang petugas kebersihan.

Tak dapat dibayangkan Abubakar dapat bertahan di perkerjaan tersebut selama puluhan tahun. Sebab upah yang diterima tidaklah banyak seperti pekerjaan yang lainnya.

Begitu tekunnya Abubakar untuk bekerja agar segera dapat mencapai cita-citanya sebagai seorang pilot sehingga ia dilirik oleh atasannya. Abubakar dipromosikan menjadi anggota stad lapangan di perusahan penerbangan itu.

Saat menjadi anggota staf lapangan inilah ia belajar begitu banyak mengenai industri penerbangan di negaranya. Karena kariernya yang cemerlang, Abubakar dipromosikan menjadi anggota awak kabin dengan gaji besar. Ia beralih profesi lagi menjadi pramugara di maskapai Aero Contractors.

Bahkan ia juga memberi saran kepada perusahaan dimana ia bekerja tersebut untuk memperbaiki jadwal layanan mereka. Sebab pengalamannya teresebut memuat hati Wakil Direktur Pelaksana di Aero Contractors mengganjar bonus berlimpah kepada Abubakar.

Abubakar pun meminta saran kepada atasannya tersebut mengenai keinginannya mewujudkan mimpi menjadi nahkoda pesawat terbang.

Oleh restu dan saran dari atasannya tersebut, ia akhirnya memberanikan diri mencari lisensi pilot swasta di Kanada.

Abubakar sekarang menjadi anggota kru di Azman Air Services Limited, yang berbasis di Kano, Nigeria.

Related posts