Akibat Panggung Pelaminan Roboh, Pengantin Dan Tamu Terperosok Ke Sungai

Berbagisemangat.com – Akibat panggung pelaminan roboh, pengantin dan tamu terperosok ke sungai. Hari pernikahan sepasang mempelai di Cengkareng, berlangsung tak terduga.

Momen membahagiakan itu menjadi menegangkan, karena panggung yang dibangun di atas aliran sungai justru roboh. Kedua mempelai ikut terperosok ke dalam sungai.

Sejumlah tamu juga ikut menjadi korban dan jatuh.

Berdasarkan video yang juga diunggah oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, terlihat satu persatu tamu yang terperosok, menyelamatkan diri naik ke atas bangunan panggung yang sebagiannya sudah rusak.

Para tamu terperosok ke dalam sungai yang ada di bawah panggung. Tinggi panggung kurang lebih 1,5 meter dari dasar sungai. Untuk menyelamatkan diri, mereka meraih karpet merah yang terhampar di atas panggung agar dapat mencapai permukaan.

Selain itu, tamu yang selamat di atas juga terlihat membantu dengan mengulirkan tangan mereka untuk meraih tangan mereka yang membutuhkan bantuan. Setelah itu, pengantin pria dan wanita terlihat ada dalam posisi menunduk di bawah kerangka penyusun panggung, di bawah pelaminan.

Keduanya juga ikut terperosok ke dalam aliran sungai hingga setengah badan mereka basah terkena air. Pengantin wanita yang mengenakan gaun berwarna biru muda, dibantu dua orang laki-laki untuk keluar dari bawah panggung.

Saat berhasil keluar, ia kemudian dipapah oleh seorang laki-laki dan perempuan karena terlihat syok. Di belakang mempelai wanita, terlihat mempelai pria yang juga terlihat basah, rangkaian bunga melati yang ia kenakan pun terlihat putus.

Dari keterangan yang diberikan Sutopo, diketahui peristiwa itu terjadi pada Minggu (10/2/2019) di Gang Jambu, Kelurahan Kapuk, Cengkareng Jakarta Barat.

“Meski panggung roboh, pesta pernikahan tetap berlangsung. Tidak ada yang dievakuasi, semua selamat dan mempelai pengantin tetap bahagia,” tulis Sutopo.

Penjelasan Kapolsek

Kapolsek Cengkareng, Kompol Khoiri mengungkapkan bahwa pasangan pengantin dan tamu undangan tak ada yang terluka akibat peristiwa itu.

“Tidak ada korban, acara tersebut tetap berlanjut, hanya diperbaiki satu jam,” kata Khoiri, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/2/2019) siang.

Setelah kerusakan diperbaiki, acara pernikahan tersembut kembali dilanjutkan sebagaimana perencanaan yang ada.
“Semua berjalan aman kondusif. Pengantin sudah bulan madu,” kata Khoiri.

Berdasarkan informasi dari Khoiri, mempelai wanita bernama Hartini, sementara mempelai laki-laki bernama Alan.

Please follow and like us:

Related posts