Bikin Haru, Kakek Berusia 80 Tahun Ini Jualan Sandwich Untuk Bertahan Hidup

Berbagisemangat.com – Gemerlapnya Kuala Lumpur ternyata masih menyisakan kehidupan penuh perjuangan kakek sebatang kara. Dengan berjualan sandwich di atas motor tua, kakek berusia 80 tahun ini tetap berjuang untuk bertahan hidup.

Akun fanspage Facebook bernama SoulusiZH membagikan kisah sedih mengenai seorang kakek saat berjuang sendirian di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dikutip dari World of Buzz, kakek berusia 80 tahun tersebut sehari-hari mangkal di dekat restoran Pudu ICC, Jalan Kijang, Pudu, Kuala Lumpur. Setiap harinya, ia menjajakan sandwich Bak Kwa yang ia jual seharga 3 ringgit atau Rp 10 ribuan.

Setiap sandwich Bak Kwa yang terjual, maka ia bisa untung kurang dari 1 ringgit atau Rp 3.400 ribu. Dalam sehari, ia bisa menjual 30 hingga 50 buah sandwich.

Dengan menggunakan motor tua, ia menjajakan sandwich Bak Kwa dengan papan bertuliskan “Windson Berger”. Kakek tua bernama Xiaochao ini mengaku bahwa dirinya hidup sebatang kara dan menyewa kosan kecil di dekat tempat tersebut.

“Saya lajang tanpa istri dan anak-anak, orang tua saya sudah lama meninggal. Saya kehilangan kontak dengan saudara saya dan sekarang, saya tinggal di kamar sewaan di dekat sini,” kata kakek berusia 80 tahun itu.

Dia menjelaskan bahwa dulunya ia adalah seorang pekerja bangunan. Xiaochao berjualan sandwich saat ia berusia 40 tahun hingga sekarang.

Ia terpaksa berjualan sandwich karena tubuhnya sudah tidak kuat lagi dan bahkan saat ini ia harus rajin duduk karena kakinya tak sekuat dulu.

Meskipun begitu, ia mengaku masih bersyukur karena bisa menghasilkan uang sendiri dengan cara yang halal.

Related posts