Buat Gemes! Bayi Orangutan Peluk Beruang Madu Mungil, Ternyata Ada Kisah Sedih di Baliknya

Berbagisemangat.com – Indonesia dianugerahi keanekaragaman hayati yang menakjubkan. Bahkan termasuk yang terkaya di dunia.

Letak geografis Indonesia juga mendukung beragam makhluk hidup eksotis menetap.

Namun begitu, ancaman demi ancaman terus terjadi. Untuk itulah berbagai upaya konservasi dilakukan.

Bicara tentang keanekaragaman hayati, Indonesia sungguh beruntung karena dikaruniai satwa super langka, orangutan.

Di negeri ini, ada dua jenis orangutan endemik, yakni Orangutan Sumatra (Pongo abelii) dan Orangutan Kalimantan (Pongo pygmaeus).

Baru-baru ini, Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Kalimantan Tengah membagikan foto menarik tentang seekor bayi Orangutan Kalimantan dan seekor bayi Beruang Madu (Helarctos malayanus) yang saling berpelukan.

Foto itu diunggah laman Facebook Balai Ksda Kalteng, Kamis (5/11/2020).

Ternyata, ada kisah tersendiri di balik dua satwa langka tersebut.

Bayi orangutan yang tampak pada foto itu bernama Jeni. Sedangkan teman mungilnya bernama Embul.

Kedua satwa tersebut diamankan BKSDA Kalimantan Tengah usai diserahkan masyarakat sekitar.

Dengan kata lain, kedua bayi malang tersebut sudah berpisah dari orangtua masing-masing.

Kini, Jeni sudah dipindahkan ke Nyatu Menteng, Program Reintroduksi Orangutan Kalimantan Tengah yang khusus untuk menyediakan perawatan dan rehabilitasi bagi orangutan terusir dari habitatnya atau kehilangan induknya akibat kegiatan pembangunan manusia.

Sedangkan Embung bentar lagi juga bakal dilepasliarkan.

“Kupeluk erat supaya kita kuat. Mereka adalah satwa serahan masyarakat, Jeni seekor bayi orang utan, dan Embul seekor bayi beruang madu,” tulisnya.

Kini, Jeni sudah bersama teman-temannya yang lain di Nyaru Menteng. Sedangkan Embung menanti di kandang transit sebelum menyusul dilepasliaskan.

“Sobat hijau, saat ini Jeni telah bersama teman-temannya di Nyaru Menteng, dan tinggallah si Embul bersama kami di kandang transit hingga siap dilepasliarkan. Yukk, sayangi mereka dengan tetap menjaga habitat tempat tinggalnya. siapa lagi kalo bukan kita?? Foto by Karim,” tulis laman tersebut.

Related posts