Cari Peluang di Tengah Pandemi, Pria Ubah Limbah Kayu Jadi Sepeda Kekinian

Berbagisemangat.com – Bersepeda kini tengah menjadi tren gaya hidup sehat saat pandemi Corona Covid-19. Untuk itu, seorang pria dari India memutuskan untuk membuat sepeda dari limbah kayu.

Dhani Ram Saggu, pria yang bekerja sebagai tukang kayu ini memutar otak untuk mendapatkan penghasilan setelah dia menganggur selama lockdown yang diberlakukan sejak Maret lalu.

Melansir dari India Times, Rabu (15/9/2020), pria berumur 40 tahun ini memutuskan untuk tidak menyerah dengan kondisi sulit di tengah pandemi, dia pun menggunakan waktunya untuk menemukan sesuatu yang unik.

Sebelum lockdown diberlakukan di India, Saggu memiliki toko yang menjual kerajinan dari kayu seperti pintu, rak dan lemari. Untuk mengikuti aturan pemerintah, tokonya pun tutup total dan dia tidak memiliki pekerjaan.

“Karena tidak ada mata pencaharian, saya ingin menyibukkan diri, mempelajari keterampilan baru dan membangun sesuatu yang berbeda. Tapi, kreativitas saya terbatas pada bahan mentah yang tersedia di rumah -kayu lapis, peralatan dan barang bekas,” kata Saggu.

Sebelumnya, Saggu punya keinginan untuk membeli sepeda. Namun, karena keterbatasan ekonomi, dia pun mengurungkannya. Namun tak disangka, impiannya tersebut malah menjadi ide baginya untuk membuat sepeda kayu.

“Saya selalu menginginkan sepeda, tapi keuangan kami sedemikian rupa sehingga kami tidak mampu membelinya. Oleh karen itu, saya memutuskan untuk membuatnya sendiri,” lanjutnya.

Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Sepeda kayu yang dibuatnya menarik perhatian perusahaan sepeda.

Sebuah perusahaan dari Chennai telah menghubunginya dan tertarik dengan sepeda kayu buatannya. Kini, Saggu tengah mempersiapkan sampel untuk ditujukkan kepada perusahaan tersebut.

Saggu mengatakan bahwa kayu yang dibuatnya bisa melakukan perjalanan hinga 25-30 kilometer sehari. Sepeda tersebut juga tahan air, jadi pemiliknya tidak perlu khawatir jika berpergian selama musim hujan.

Untuk satu sepeda kayu, Saggu membandrolnya seharga 15.000 rupee atau setara dengan Rp 3 juta.

Artikel : Liputan6.com

Related posts