Cerita Serka Eri, Anggota TNI Masuk Got Menyelam Ambili Sampah hingga Temukan Bangkai Tikus

Keberanian Serka Eri Krisyana, anggota Satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 15 yang rela masuk got kotor untuk mengambil sampah di Jalan Parakanmuncang, Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, patut diacungi jempol.

Pasalnya, got sedalam 4 meter tersebut pada Sabtu (24/10/2020), dalam kondisi dipenuhi air kotor dan di dalamnya terdapat berbagai macam sampah hingga bangkai binatang.

Tetapi Serka Eri berani untuk masuk ke dalam got dengan memakai seragam TNI.

Dalam video yang diterima Tribun Jabar (Tribun-Network), tampak seluruh badan hingga bagian leher Serka Eri Krisyana masuk kedalam got yang dipenuhi air kotor tersebut.

Bahkan, dia juga sempat beberapa kali menyelam ke dalam got kotor itu, kemudian dari dalam got itu dia membawa sampah.

Aksi masuk kedalam got kotor itu bermula setelah Serka Eri melaksanakan kegiatan patroli rutin dari Desa Sukadana menuju Posko Subsektor 15 Sumedang di Dusun Taneuh Beureum, Desa Sindangpakuon, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

“Pas di jalan ada warga yang bersihin sampah di selokan, mereka cuma berdua sedangkan kita ada 8 orang. Jadi kita bantu, karena masa pas lewat kita biarin, kasian,” ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Senin (26/10/2020).

Saat itu, Serka Eri tidak banyak pertimbangan, dia langsung spontan membantu dan langsung masuk ke dalam got tersebut karena sampah di dalam got menyebakan air meluap ke jalan hingga menyebabkan banjir dan mengganggu arus lalu lintas.

“Got itu dalamnya 4 meter dipenuhi air yang bau, ada bangkai tikus dan sampah yang menyangkut. Saya menyelam kurang lebih 5 kali, kalau gak salah,” kata Eri yang bertugas di Ajenrem 06 Sunan Gunung Djati Cirebon ini.

Ia mengatakan, rela menyelam ke dalam got beberapa kali karena saat itu sudah tanggung masuk got, sehingga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dirinya harus bertanggungjawab membersihkan sampah hingga benar-benar bersih.

“Kalau sudah nyebur, ya tanggung juga. Masa setengah-setengah, apalagi warganya sedikit. Dalam satu kali menyelam waktunya paling lama kurang lebib 30 detik. Di dalam itu sampahnya pada nyangkut,” ucapnya.

Eri mengaku baru pertama kali melakukan aksi masuk hingga menyelam ke dalam got tersebut, tetapi jika membantu membersihkan sampah sudah sering karena hal itu merupakan tugas anggota Satgas Citarum Harum.

Ia menegaskan, aksinya itu bukan bentuk pencitraan, tetapi benar-benar murni membantu masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan. Bahkan, dia juga tak mengharapkan penghargaan dan pujian dari atasannya.

“Saya gak ada niat pamer dan sebagainya, bahkan ke kantor juga saya gak laporan. Saya juga gak ngirim video itu, tapi karena ada yang laporan ke Dandim, saya ditanya, nah saya langsung laporan ke komandan,” kata Eri.

Dari hasil membersihkan sampah di got dan selokan itu, Eri bersama rekan-rekanya berhasil mengumpulkan sampah hingga satu colt bak penuh, sehingga tak heran jika sampah tersebut mampet dan menyebabkan banjir.

“Atasan mengucapkan terima kasih, begitu juga saya alhamdulillah, karena dari awal juga saya tidak ada maksud apa-apa,” ucapnya. (tribunnews)

Related posts