Demi Pilkades, Susilo Rela Merangkak ke Tempat Pemilihan Suara

Berbagisemangat.com – Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Malang, Jawa Timur, memang sudah berlalu. Beragam kegiatan disajikan oleh masyarakat untuk mensukseskan pemilihan di tingkat desa tersebut.

Mulai dari panitia pemilihan suara yang memakai kostum khusus hingga semangat masyarakat untuk mendatangi tempat pemilihan suara pada Minggu (11/11).

Misalnya saja di Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan. Pasalnya di tengah kondisinya yang serba terbatas, Susilo, 45, warga Dusun Pundensari, Kecamatan Gedangan tetap menyalurkan suaranya.

Ditemani keluarganya, dia tertatih menuju venue pemungutan. Susilo memiliki tubuh yang tidak sama seperti orang lainnya. Kaki dan tangannya mengecil. Layaknya hanya tulang berbalut kulit.

Dia pun juga tak bisa menggunakan kakinya untuk berjalan. Kaki dan tangannya juga tumbuh tidak sebagaimana mestinya.

Lantas bagaimana dia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya? Susilo yang masih belum dikaruniai anak ini menggunakan kedua siku tangannya dan lututnya. Dia merangkak! Ya, Susilo merangkak menuju tempat pemungutan suara.

Kedua lutut dan sikunya tampaknya berkerja sangat keras untuk membantu si empunya tubuh berpindah tempat. Hal ini terlihat dari permukaan kulit yang hitam dan tampak mengeras.

Melihat pemandangan ini, Camat Gedangan, Sugeng Hari Susanta reflek menggendong Susilo. Ketika digendong pun, tubuh Susilo yang kecil itu tampak seperti bocah. “Saya reflek saja langsung gendong,” kata Sugeng.

Sugeng mengaku terharu dengan tekad Susilo. Meskipun harus bersusah payah, dia tetap menyalurkan hak suaranya di Pilkades. “Semangatnya itu luar biasa,” kata Sugeng.

Sementara itu, Carik desa setempat, Mistar, menjelaskan, kondisi fisik warganya itu sudah terjadi sejak masih bayi. Bisa dibilang, Susilo mengalami cacat bawaan.

Related posts