Dihujat Netizen Usai Marahi Anak Gara-gara Dapat Rangking 3, Ibu ini Beri Klarifikasi

Berbagisemangat.com – Beberapa waktu lalu beredar sebuah video ibu-ibu yang marahi sang anak gara-gara mendapatkan rangking 3 di kelasnya.

Video tersebut beredar dan viral setelah akun media sosial banyak yang mengunggah ulang. Diketahui, dalam rekaman video berdurasi singkat itu terdengar suara wanita yang tengah berbicara dengan nada tinggi kepada anak perempuannya yang masih duduk dibangku SD.

Bocah tersebut tampak masih mengenakan seragam pramuka dan tengah duduk sambil memberikan raport-nya pada sang ibu.

Awalnya, sang ibu bertanya mengenai urutan tiga besar di kelas anaknya itu. Akan tetapi, ketika sang anak mengaku mendapat peringkat ketiga, seketika sang ibu pun emosi.

Merasa tidak mendapatkan kejelasan, sang ibu lantas meminta anaknya untuk mengulang kembali urutan juara kelas hingga rangking ke-6. Mendengar sang anak tak mendapatkan juara 1 di kelasnya, ibu tersebut marah besar.

“Kenapa, kenapa bisa?” tanya sang ibu.

“Ibu guru yang ngasih,” jawab sang anak sambil menangis karena dibentak oleh ibunya.

Namun sayang, mendapatkan jawaban tersebut sang ibu justru makin emosi dan marah. Sang ibu lantas memprotes dan bertanya kenapa bisa anaknya itu mendapatkan rangking tiga.

Padahal menurutnya, sang anak kerap mendapatkan nilai yang bagus dan setiap mengikuti ujian anaknya selesai paling awal dari siswa yang lain.

“Selalu kau duluan selesai, selalu kau dapat nilai 100, selalu kau yang duluan keluar, kenapa bisa kau juara tiga. Kasih tau,”

Mendengar sang ibu yang terus membentak-bentaknya, siswi SD bernama Safira ini menjawab pertanyaan sang ibu sembari menangis.

Seketika, video ibu marahi sang anak gara-gara rangking 3 ini langsung menuai berbagai kecaman dan hujatan dari warganet di media sosial.

Kemudian beberapa saat setelah berbagai komentar kecaman menyerbunya, sang ibu yang marahi anak perempuannya itu langsung memberikan klarifikasi dan meminta maaf.

Ibu dari Safira diketahui bernama Ira Rahmawati ini meminta maaf kepada orang yang bersangkuran seperti kepala sekolah dan wali kelas anaknya. Ia mengatakan jika videonya yang beberapa waktu lalu viral itu hanya sebuah kekhilafan semata.

Dia benar-benar tidak ada niat untuk membuat video dan membuatnya menjadi viral. Ia juga berjanji tidak akan membuat video seperti itu lagi.

https://www.instagram.com/p/B6DvrLrlUGd/?utm_source=ig_embed

Related posts