Ibu-Ibu Di Situbondo Begadang Masak Ikan Untuk 3.000 Santri

Berbagisemangat.com – Kegembiraan acara makan ikan bersama santri belum berakhir. Usai 12 ribu santri di Probolinggo menyantap ikan bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, kini giliran pesantren di Situbondo, Jawa Timur, yang tengah mempersiapkan diri.

Sebanyak 3.000 santri di Pesantren Al-Fattah Silahul Yaqin akan menyantap ikan bersama Menteri Susi pada Sabtu (3/11). Namun sebelum santapan tersedia, ada sekitar 70 ibu-ibu yang malam ini berjibaku memasak ikan untuk ribuan santri tersebut.

“Ini ibu-Ibu bantu semuanya. Kerja samanya kuat kalau di sini,” tutur Raudatuljannah, salah seorang ibu yang tengah memasak ikan.

Raoudatuljannah adalah satu dari 70 ibu-ibu yang dimaksud. Ia adalah warga Desa Curah Kalak, Situbondo. Rumahnya hanya sekitar 10 meter dari Ponpes Al-Fattah. Di Ponpes Al-Fattah, kegiatan memasak ikan dibagi ke dalam 12 titik. Ia mengolah dan memasak ikan di salah satu titik bersama 70 ibu-ibu lainnya.

“Sejak pagi sudah mulai membersihkan ikan-ikan ini,” kata dia.

Suasana pengolahan ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di sekitar Pondok Pesantren Al-Fattah Silahul Yaqin

Malam ini, ia bersama ibu-ibu di titik tersebut akan memastikan 250 bungkus ikan tersedia. Malam ini pula ia bersama ibu-ibu lain akan tidur lebih sedikit daripada biasanya alias begadang. Ia pun sangat senang bisa mengolah ikan sebanyak itu.

“Terima kasih Bu Susi. Kalau ada tambah lagi,” katanya disambut dengan perkataan serupa oleh ibu-ibu lainnya.

Pengasuh Ponpes Al-Fattah KH Ainul Yaqin Wahid menjelaskan, ada 1,5 ton ikan yang diterima tadi pagi. Ikan-ikan itu kemudian diolah oleh ibu-ibu sekitar pesantren.

“Mengantisipasi enggak enaknya ikan. Dari jam 7 langsung dikerjakan masyarakat,” kata dia.

Suasana pengolahan ikan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan di sekitar Pondok Pesantren Al-Fattah Silahul Yaqin

Menurutnya, kehadiran pesantren dan masyarakat memang tak terpisahkan. Setiap kali ada kegiatan, masyarakat selalu kompak membantu pesantren. Tak heran apabila kegiatan kali ini juga direspons positif oleh masyarakat.

“Supaya masyarakat berbaur untuk makan bareng santri,” ujarnya.

Perhelatan akbar makan ikan bersama santri ini merupakan kolaborasi antara kumparan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), BNI, dan Jatimnow. Kegiatan ini tak lepas dari peringatan Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober 2018 lalu. Acara ini ditujukkan untuk meningkatkan kesadaran para santri untuk mengkonsumsi ikan.

Kegiatan ini merupakan satu dari rangkaian acara yang berlangsung pada 2-4 November 2018. Total akan ada 25 ribu santri dari empat pesantren di Jawa Timur yang akan menyantap ikan bersama Menteri Susi.

Related posts