Kisah Sumiyati, 31 Tahun Jadi Tukang Sapu Jalanan Demi Memenuhi Kebutuhan Hidup

Berbagisemangat.com, CENGKARENG – Panasnya matahari tak menyurutkan semangat Sumiyati (55) untuk menjalani pekerjaannya sebagai petugas kebersihan.

Sumiyati tampak terus menyapu sampah di sepanjang Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Daun kering serta botol minuman menjadi sampah yang paling banyak disapunya.

“Tugas saya ini nyapu dari lampu merah Green Garden sampai lampu merah Pesing,” ujar Sumiyati ditemui TribunJakarta.com, Sabtu (7/4/2018).

Sudah 31 tahun, ibu empat anak ini menjalani profesinya sebagai petugas kebersihan dari Sudin Kebersihan Jakarta Barat.

“Tahun 1987 awalnya saya nyapu di Jakarta Utara. Terus tahun 2000 pindah ke Pasar Pagi dan dari 2005 dipindah kesini,” terangnya.

Sumiyati bekerja sejak Pukul 07.00 WIB hingga Pukul 15.00 WIB.

Tak pernah terasa lelah dalam dirinya karena semua itu dilakukannya demi memenuhi kebutuhan hidup.

Namun dia suka merasa kesal dengan tingkah pengendara yang masih suka membuang sampah sembarangan di jalanan.

Ia menyebut puntung rokok serta botol minuman menjadi sampah yang paling sering dibuang pengendara di jalanan.

Menurutnya, hal itu sama saja tidak menghargai pekerjaannya yang selalu berusaha menjaga kebersihan.

“Ya kadang tuh suka kesal. Saya nyapuin capek-capek tapi mereka masih pada buang sampah sembarangan,” ujar Sumiyati.

“Padahal apa susahnya sih dibuangnya di tempat sampah biar nanti kita yang angkut,” tambahnya.

Please follow and like us:

Related posts