Keren! Bocah 4 Tahun Ini Jadi Pahlawan bagi Para Tunawisma

Berbagisemangat.com – Yakin deh setiap anak pada dasarnya memiliki hati yang murni dan mulia. Seperti bocah usia empat tahun asal Alabama, namanya Austin Perine. Usia mungkin masih sangat muda, tapi ia memiliki tekad untuk membantu dan memberi makan tunawisma di komunitasnya. Keren banget!

Aksinya dimuat oleh berita utama nasional karena misinya yang begitu mulia. Ia memberi makan sebanyak mungkin tunawisma, sambil berpakaian seperti pahlawan super dan membawa tanda ‘President Austin’.

Ayahnya, TJ Perine, bilang bahwa anak lelakinya itu memilih memakai tanda itu karena menurut Austin memberi makan tunawisma adalah hal yang seharusnya dilakukan oleh presiden.

“Saya seperti, ‘Kamu tidak tahu, Nak, (tugas presiden) tapi saya ikut membantumu,'” tutur ayahnya dikutip dari CBS News.

TJ menjelaskan bahwa Austin awalnya terinspirasi membantu tunawisma saat menonton acara TV tentang panda. Seorang ibu panda menelantarkan bayi dan ayah panda menjelaskan kepada putranya bahwa mereka sekarang nggak memiliki tempat tinggal. Austin merasa sedih dengan itu. Apalagi kadang dia tahu ada seseorang yang nggak memiliki rumah dan terkadang nggak memiliki ibu atau ayah.

“Setelah dia mengetahui bahwa orang-orang dapat menjadi tunawisma, dia pun bertekad untuk membuat perbedaan. Austin memberi tahu saya dan ibunya bahwa ia ingin menyisihkan uang sakunya untuk dibelikan roti isi ayam untuk para tunawisma,” kata sang ayah dikutip dari Parents.

Saat beraksi Austin mengenakan jubah. Anak berusia empat tahun itu mengeluarkan sandwich dan berkata ‘Jangan lupa untuk menunjukkan cinta.’
Mereka, para penerima santunan dari Austin benar-benar tersentuh oleh usahanya.

Dan jelas, Austin kecil mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan. Baginya, memberi makan tuna wisma adalah impiannya.

Bicara soal berbagi, konsep ini memang nggak mudah diajarkan ke anak-anak apalagi umur di bawah lima tahun. Tapi, bukan berarti kita nggak bisa ngajarin anak berbagi sejak dini, Bun. Demikian disampaikan psikolog anak dari Tiga Generasi, Anna Surti Ariani.

“Tapi kita bisa mengajarkan anak berbagi lewat meminjamkan mainan, pas ngajak temannya ke rumah kita minta dia bagiin kue. Jangan dipaksa ya kalau anak nggak mau soalnya yang ada dia malah sebal pas kita minta berbagi jadi dia melakukan itu nggak dengan senang hati,” kata wanita yang akrab disapa Nina ini.

Membantu anak-anak belajar berbagi membutuhkan kesabaran dan cekatan, Bun. Selain itu perlu latihan pelan-pelan. Terutama untuk balita, mereka sedang berada dalam fase perkembangan egosentris.

Lantas, gimana caranya mengajarkan anak atau balita berbagi? Kita bisa mulai seperti memberi mereka contoh. Bicarakan perasaan anak, buat lebih konkret, tanya anak apakah ia mau berbagi atau tidak, beri alat peraga, dan ajari ke anak bahwa orang lain juga punya hak atas harta kita.

Please follow and like us:

Related posts