Inggris Tangkap Pelanggar Social Distancing

Berbagisemangat.com – Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengatakan polisi akan memberlakukan isolasi secara nasional untuk mencegah penyebaran virus corona, Covid-19. Polisi akan mendenda siapa pun yang tidak mematuhi larangan pertemuan lebih dari dua orang.

Boris Johnson mengatakan, individu hanya akan dapat meninggalkan rumah mereka untuk kegiatan penting semisal berbelanja. Pemerintah juga memerintahkan toko yang menjual barang-barang yang tidak penting untuk ditutup.

Perintah ini mengikuti kekhawatiran bahwa tidak banyak orang yang mengikuti panduan sosial distancing.

” Warga Inggris telah diberitahu bahwa mereka hanya dapat meninggalkan rumah untuk berbelanja kebutuhan dasar. ‘Sesering mungkin’ dan melakukan satu jenis olahraga sehari. Orang-orang juga akan diizinkan untuk pergi ke luar untuk mencari bantuan medis, merawat orang yang rentan atau untuk bepergian ke tempat kerja ‘jika benar-benar diperlukan’, meskipun belum jelas bagaimana ini akan diputuskan,” kata Boris, dilaporkan Metro.co.uk, Selasa, 24 Maret 2020.

Boris menyebut, tindakan tegas akan dilakukan setidaknya selama tiga pekan. Dia juga memerintahkan penutupan perpustakaan, taman bermain dan gym terbuka, dan tempat-tempat ibadah.

Boris Johnson mengakui langkah itu akan mengganggu kehidupan, bisnis, dan pekerjaan orang.

” Saya dapat meyakinkan Anda bahwa kami akan menjaga pembatasan ini di bawah tinjauan konstan. Kami akan mengkaji lagi dalam tiga pekan mendatang,” ujar dia.

Pemerintah Inggris telah memerintahkan menutup pub, bar, restoran, bioskop, dan tempat-tempat lain yang mendatangkan kerumunan warga pada Jumat malam.

Warga hanya disarankan untuk melakukan social distancing. Tetapi foto-foto yang beredar di media sosial, menunjukkan kerumunan besar orang berbondong-bondong ke taman pada Hari Ibu.

Related posts