Jadi Anak Orang Terkaya di Indonesia tapi Hidup Sederhana, Armand Hartono: ‘Wong Jowo Ngerti Cukup’

Berbagisemangat.com – Menjadi anak dari seorang miliarder, erat kaitannya dengan kehidupan yang mewah.

Harta keluarga yang berlimpah bisa membuat anak-anak miliarder bermalas-malasan dalam bekerja bahkan bisa juga selalu foya-foya.

Namun, hal tersebut tidak terlihat pada Armand Wahyudi Hartono, putra orang terkaya Indonesia, Robert Budi Hartono yang merupakan Bos Grup Djarum.

Dikutip dari Kompas.com, kekayaan Robert Budi Hartono ditaksir mencapai 8,7 miliar dollar AS (FORBES 2015) atau setara dengan Rp 113triliun (asumsi Rp 13.000 per dollar AS).

Dengan segala kemewahan yang dimiliki oleh Armand Hartono, putra sulung bos Djarum ini dapat mengelola keuangannya dengan apik.

Ia tak pernah boros saat menggunakan fasilitas rumah.

“Dari listrik, kita bisa saving. Nyalain AC sebentar. Kalau sudah dingin, begitu mau tidur, kita matikan. Kan yang paling penting pas mau tidurnya, di tengah-tengah panas dikit gak apa-apalah,” ujar Armand.

Armand menjelaskan bahwa boros tidak ada manfaatnya.

Justru berhemat bisa membuat setiap orang menjadi sukses dan kaya.

Pria kelahiran 20 Mei 1975 ini pun menghabiskan uangnya untuk menabung dan investasi.

Armand Wahyudi Hartono
Armand Wahyudi Hartono

 

Pengaplikasian gagasan menabung dan investasi ini, Armand menjunjung tinggi ‘SRI’.

SRI yang dimaksud Armand adalah simpanan, riset, dan Investasi.

Meskipun tidak menjelaskan berapa nominal yang diinvestasikan Armand, dia yakin investasi yang terukur sangat penting bagi kehidupan mendatang.

“Kita harus punya simpanan. Rajin menyimpan saja dulu, lalu dilakukan riset. Setelah itu baru melakukan investasi karena di investasi itu ada risiko,” tutur Armand.

Seperti diketahui, Armand saat ini menjadi wakil Presiden Direktur Utama BCA.

Jabatan tersebut diraihnya pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Jabatan yang diperolehnya saat ini tak lantas membuatnya gengsi untuk makan di kantin.

Dengan jabatan yang diembannya ditambah menjadi putra orang terkaya di Indonesia, Armand Hartono tetap menjadi pribadi yang low profile.

“Gaya hidup harus dijaga, sederhana saja, saya makan di kantin lho. Ya kalau ada nasabah besar barulah di tempat yang bagus, masa makan di kantin,” tutur Armand sambil tertawa.

Wakil Direktur BCA
Wakil Direktur BCA (Laman bca.co.id)

 

Dalam meningkatkan kinerjanya dan sebagai orang Jawa, Armand tahu betul filosofi berkecukupan ala orang Jawa.

Wong Jowo itu ngerti namanya cukup. Kita gak butuh untuk nunjukkin diri kita jadi bank terbesar. Kita cukup nunjukkin jadi satu institusi yang sehat, konsisten di pembayaran, berikan kredit yang prudent, tambah jaringan di tempat yang membutuhkan,” kata Armand.

Dikutip dari laman resmi BCA, Armand Wahyudi Hartono diangkat sebagai Wakil Presiden Direktur Bank Central Asia Tbk (BCA) dan aktif menjabat sejak 21 Juni 2016.

Sebelumnya Armand menjabat sebagai Direktur Bank BCA Sejak 14 September 2009.

Armand bertanggung jawab atas divisi operasional yaitu Pembayaran Domestik, Layanan Perbankan Elektronik, Layanan Perbankan Internasional serta Strategi dan Pengembangan Operasi – Layanan.

Selain itu, ia juga bertanggung jawab atas Teknologi Informasi.

Armand juga pernah menjabat sebagai Kepala Perencanaan dan Pembinaan Wilayah BCA dari tahun 2004 hingga 2009.

Sebelum bergabung dengan BCA, ia memangku berbagai jabatan managerial pada PT Djarum dari tahun 1998 hingga 2004 dengan beberapa posisi sebagai Direktur Keuangan, Deputy Purchasing Director dan Kepala Sumber Daya Manusia.

Armand Wahyudi Hartono juga pernah menjadi analis pada Global Credit Research and Investment Banking, JP Morgan Singapura dari tahun 1997 hingga 1998.

Armand Wahyudi Hartono adalah lulusan University of California, San Diego (1996) dan meraih gelar Master of Science di bidang Engineering Economic-System and Operation Research (1997) dari Stanford University, Amerika Serikat.

Related posts