Jadi miliarder, kebiasaan pria di jalanan kota ini tidak terduga

Berbagisemangat.com – Zhong Congrong, seorang pengusaha sukses dari Chongqing, China, telah dikenal sebagai ‘miliarder pengumpul sampah’. Hal itu bukan tanpa alasan. Congrong dikenal sebagai Miliarder Pengumpul Sampah karena kebiasaan lamanya yang suka menjelajahi jalanan kota dengan cakar pengumpul sampah dan memungut sampah yang ditemukannya.

 

Pengusaha berusia 52 tahun itu mulai membersihkan jalanan di Chongqingsejak tiga tahun lalu, usai perjalanan keluarga ke Provinsi Hainan, Tiongkok Selatan untuk Tahun Baru China. Di sana, ia bertemu dengan seorang pensiunan profesor universitas yang kerap memungut sampah dari salah satu pantai setempat setiap hari selama empat tahun terakhir.

Seperti dilansir dari laman Oddity Central, Selasa (21/8), Congrong begitu terkesan dengan dedikasi dan komitmen profesor wanita itu. Ia lantas memutuskan untuk meniru kebiasaan itu di kota kelahirannya, segera setelah Congrong kembali dari liburannya.

Menariknya, pada awalnya kebiasaan Congrong memungut sampah malah mendapat pandangan negatif dari penduduk setempat maupun media. Orang-orang tak bisa mengerti mengapa seorang miliarder yang memiliki perumahan elit, dealer mobil, dan beberapa pabrik pengolahan material akan membungkuk untuk memungut sampah dengan tangan.

Bahkan keluarganya juga bingung melihat perilaku Congrong. Istri dan anak-anaknya malu karena Congrong memiliki kebiasaan yang unik dan mereka menolak untuk dilihat bersama miliarder itu di depan umum. Namun seiring berjalannya waktu, sikap orang mulai berubah.

Orang-orang mulai melihat lingkungan mereka semakin bersih berkat upaya Congrong dan mulai memuji dan mendukungnya. Istri Congrong bahkan turut mengkampanyekan antibuang sampah sembarangan dan memarahi semua orang yang dilihatnya membuah sampah di jalan.

“Saat kita membuang atau memungut sampah tak ada kaitannya dengan gelar akademik, latar belakang budaya, usia atau status sosial ekonomi kita,” ungkap Zhong Congrong.

‘Miliarder pengumpul sampah’ telah melakukan yang terbaik untuk menginspirasi orang lain juga. Ia memakai kaus oranye yang menarik perhatian dan menampilkan slogan anti buang sampah sembarangan setiap kali ia pergi untuk mengumpulkan sampah. Bahkan ia juga memberikan denda pekerjanya sebesar Rp 20 ribu jika mereka membuang sampah sembarangan di tempat kerja.

Related posts