Jalan Ditutup, Ojol Seret Motor Lewat Bawah Portal agar Orderan Tak Di-cancel

Berbagisemangat.com – Demi bisa sampai ke tempat tujuan dengan cepat, usaha seorang pengendara ojek online alias ojol menuai sorotan publik. Pasalnya, agar tak perlu memutar hingga jauh, pengendara ojol tersebut sampai harus menyeret motornya, melewati bagian bawah portal.

Sebelumnya diketahui, adaptasi kebiasaan baru sejak pandemi virus corona membuat beberapa daerah menutup gang dengan portal. Alhasil para pengendara jadi harus memutar jauh bila melewati wilayah yang ditutup portal.

Karenanya, beberapa cara dilakukan untuk mengatasi jalanan yang diportal, seperti yang dibagikan Adit Anggi Pratama di Facebook, kemudian diunggah ulang di Instagram pada Selasa (20/10/2020).

Dalam video berdurasi kurang dari semenit tersebut, meski hujan dan jalanan licin, seorang pengendara ojol tetap bekerja demi mencari nafkah. Namun, ia harus melewati jalan yang ditutup portal imbas pandemi.

Meski begitu, pengendara ojol tersebut tak kehabisan akal. Agar tak perlu mencari jalan memutar yang jauh, berisiko pesanannya dibatalkan pelanggan, Ia kemudian punya cara unik untuk melewati portal.

Adapun cara tersebut kemudian jadi sorotan publik, lantaran membuat pengendara ojol tersebut sampai harus menidurkan motornya, kemudian menyeret untuk melewati kolong portal.

“Efek corona, jadi muter lewat depan dan jauh, di-cancel sayang. Auto seret bae,” ujar akun @dramaojol.id menjelaskan unggahannya.

Potret aksi pengendara ojol demi bisa melewati portal kemudian viral, ditonton hingga lebih dari 180 ribu kali dan disukai oleh lebih dari 12 ribu orang. Beragam komentar diberikan warganet, kebanyakan yang prihatin dengan nasib ojol tersebut.

“Paling gak tega kalau order ojol pas lagi hujan gini. Tips 2000 perak pun berharga banget buat para ojol. Buat customer, jangan pelit-pelit ya. Peluk onlen buat abang dan mbak ojol,” kata akun @olinnababan.

Sementara itu, banyak juga yang menilai usaha warga mencegah pandemi corona dengan menutup portal tidaklah efektif. Sebabnya, dinilai masih banyak warga yang kerap berkumpul hanya sekadar untuk nongkrong.

“Buat yang ngeportal, lu kira corona diportal begituan bakal putar balik? Sama aja bohong diportal tapi warga lu masih pada kumpul” pungkas akun @irfansyahraf_.

Related posts