Keluarga Lain Menghindar, Si Nenek Jaga Sendirian Anak Terinfeksi Virus Corona

Berbagisemangat.com – Melihat penyebaran virus corona yang sangat cepat, sebagian besar orang berusaha menjauh dari lokasi atau orang-orang yang terkonfirmasi mengidapnya. Apalagi sampai harus berada dalam jarak yang dekat dengan mereka yang terjangkit virus corona.

Beberapa orang bahkan sangat egois sehingga tidak mau mengunjungi anggota keluarga mereka sendiri yang terinfeksi virus.

Namun, tidak demikian dengan seorang nenek di China yang tidak takut berada di dekat putranya yang terinfeksi virus 2019-nCov.

Peristiwa langka itu disaksikan oleh seorang dokter yang membagikan kisahnya di media sosial.

Dokter itu meneceritakan tentang seorang wanita berusia 90 tahun yang datang menemuinya pukul 2 pagi pada tanggal 3 Februari 2020. Di datang dini hari untuk melakukan pemeriksaan medis.

Namun nenek itu datang sendirian menghadapnya. Si dokter semakin keheranan karena tidak ada anggota keluarga si nenek yang menemaninya ke rumah sakit.

Nenek itu kemudian mengatakan kepada dokter bahwa selama ini dia merawat putranya yang terinfeksi virus corona dan sedang diisolasi di unit perawatan intensif.

Dia menambahkan anggota keluarganya yang lain tidak mau datang berkunjung karena takut terinfeksi. Dengan suara bergetar, nenek itu kemudian berkata, ” Aku tidak takut di usiaku yang sudah 90 tahun” .

Sebelum meninggalkan rumah sakit, nenek itu meminta pena dan kertas dari perawat. Dia kemudian menulis catatan berisi pesan semangat kepada putranya.

“ Nak, bertahanlah, kuatkanlah, kalahkan penyakitnya dan bekerja sama dengan dokter. Alat pernapasannya memang tidak nyaman, tetapi kamu harus menerimanya,” bunyi pesan tersebut.

Wanita itu kemudian meminta perawat untuk membantunya mengirim uang senilai 500 yuan (sekitar Rp981 ribu) kepada anaknya untuk membeli keperluan selama dikarantina.

Betapa wanita ini tidak mementingkan dirinya sendiri. Nenek ini masih menyempatkan diri untuk melihat putranya yang terjangkit virus corona walaupun dia bisa terinfeksi dengan mudah karena orang lanjut usia lebih rentan terhadap penularan virus mematikan ini.

Related posts