Kisah Haru Ibu Jadi Badut Keliling dan Ayah Buruh Cuci Motor Demi Obati Anaknya Penderita Jantung Bocor

Semua orang tua pasti tidak ingin melihat anaknya menderita. Begitupula yang dialami oleh sepasang suami istri asal bojonegoro ini yang tidak ingin anaknya menderita karena didiagnosis menderita jantung bocor. Sepasang suami istri itu adalah Riwan Sujianto dan Erni Hidayawati yang tengah berjuang agar anaknya bisa sembuh kembali.

Riwan Sujianto, yang sehari hari bekerja sebagai buruh cuci motor untuk mencukupi kebutuhan hidup. Bekerja dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore, Riwan hanya sanggup mengantongi penghasilan 30 ribu sehari yang habis untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. Itupun tak sanggup untuk membayar biaya pengobatan anaknya, Azizah Anggraeni yang di diagnosa dokter mengalami jantung bocor.

Saat umurnya 20 hari seluruh anggota badan Azizah membiru, mulai dari kuku, tangan, kaki hingga lidah. Azizah juga sempat tak bisa menelan makanan  jikalau tidak diberi air. Waktu diperiksakan ke dokter, dokter merujuk untuk dibawa ke Rumah Sakit Soetomo, Surabaya agar penyakitnya bisa di diagnosa. Dari situlah Azizah didiagnosa menderita sakit jantung bocor kategori TOF. Azizah bolak balik menjalani operasi 4 kali  dirumah sakit sehingga membutuhkan biaya yang sangat besar. Bahkan untuk biaya operasi dan pengobatannya diperkirakan membutuhkan dana minimal sekitar 50 juta hingga Azizah bisa sembuh.

Hal ini membuat Erni  Hidayawati juga berjuang mencari uang tambahan dan mencari bantuan sana-sini. Sebelum pandemi, Erni jadi tukang badut keliling saat ada acara Car Free Day setiap minggu. Sambil menyelam minum air, Erni menjadi badut sekaligus meminta tolong kepada orang orang dermawan yang ada di bojonegoro untuk membantu membiayai pengobatan sang anak. Tetapi setelah pandemi mewabah, dirinya takut menjadi badut dan tidak bisa mencari bantuan kepada siapapun.

Related posts