Kisah haru pegawai optik antar pesanan pelanggan setelah 5 tahun

Berbagisemangat.com – Banyak yang bilang mencari pekerjaan itu susah, tapi banyak juga yang menyianyiakan kesempatan bekerja setelah mendapatkannya. Mulai dari tidak amanah dalam bekerja sampai tidak melakukan pekerjaannya dengan baik. Namun tidak termasuk Tedi. Pria pegawai optik ini punya semangat kerja yang patut diacungi jempol.

Etos kerja luar biasa ini membawa pada kisah haru yang dialaminya belum lama ini. Ia mengalami gegar otak karena kecelakaan, bersepeda dari Bambanglipuro, Bantul menuju rumah pelanggannya di Jalan Godean KM 13, Sleman hanya untuk mengantar pesanan kacamata pelanggannya yang gagal ia kirim lima tahun lalu.

Dikisahkan oleh pemilik akun Twitter @Dhanymandan, siang hari pada Rabu (9/11) rumahnya didatangi oleh seorang pegawai optik bernama Tedi. Ia yang mengenakan jas hujan berwarna pink bersepeda dari Bantul ke Sleman dengan jarak 25 kilometer sampai 30 kilometer jauhnya. Naik motor saja membutuhkan waktu sekitar 50 menit, tapi ia datang ke rumah pelanggannya tersebut sambil menggowes sepeda.

foto: Twitter/@Dhanymandan

Usut punya usut, kedatangannya ini untuk mengantar kacamata pesanan kakak Dhany lima tahun lalu. Ia dengan terbata-bata mencoba menceritakan masalahnya kenapa kacamata tersebut baru bisa diantar sekarang. Ternyata lima tahun lalu saat ingin mengantar, ia terlibat kecelakaan yang menyebabkan gegar otak hingga sekarang ini.

Setahu ku sekitar 2014 pesen kacamata, bulan awal pemesanan sih kakak saya yg tanya keibu kok kacamatanya gk kunjung datang, tp ibu bilang mungkin blm rejekinya datang n keluarga kita kurang sedekah, canda ibuku,” cerita Dhany.

foto: Twitter/@Dhanymandan

Pada saat itu keluarga Dhany sebenarnya sudah bertanya-tanya, kenapa pesanan kacamatanya tak kunjung datang. Namun karena optik tempat Tedi bekerja termasuk optik kecil, jadi mereka tak sampai hati untuk menanyakannya. Apalagi harga kacamata tersebut tak seberapa.

Masih menurut cerita Dhany, keluarganya memang langganan sejak lama di optik tempat Tedi bekerja. Keluarganya melihat Tedi berkeliling ke sekolah-sekolah menawarkan kacamata jualannya.

Mau tanya ke optiknya juga gak enak karna harga kacamata yg tak seberapa, setelah itu lupa kalo pernah pesen n dp, dan tiba2 kmren datang itu.. makanya saya jg kaget n keluarga,” lanjut Dhany.

Kisah Tedi yang mengantar kacamata pelanggannya setelah lima tahun ini viral di media sosial. Tedi menjadi sorotan setelah ceritanya diposting oleh Dhany di Twitter. Cuitan tersebut telah di-retweet sebanyak 11 ribu kali.

Banyak warganet yang kemduian meninggalkan komentar haru tentang kisah Tedi ini. Masih banyak orang baik di dunia ini, dijadikan pembelajaran bersama.

Masih ada manusia sebaik ini ya Allah. Hatiku gak kuat :(,” tulis akun @gudmoaning.

makasi ceritanya mas. selalu ada pengingat untuk lebih bersyukur. semoga Pak Teddy bisa segera sehat lagi,” harap akun @sloppypoppy.

Udah lama. Tapi bapaknya masih inget :’) Lemah aku kalo baca yg kaya gini. Semoga bapaknya selalu diberi kesehatan sama Tuhan:)” ujar akun @krustycrabx.

Related posts