Kisah Inspiratif Aa Gym tentang Orang Sukses yang Rajin Sedekah

Berbagisemangat.com – Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan seorang yang kaya raya.

Berikut ini penuturan yang disampaikan Aa Gym di laman pribadinya yang bisa menginspirasi banyak pihak.

Beliau tidak mau disebutkan namanya. Bicara dunia, beliau sudah sangat cukup. Bahkan, untuk seluruh keturunannya pun, Insya Allah terjamin.

Yang selalu menarik bagi saya ketika bertemu orang yang demikian adalah mencari tahu pribadinya.

Rupanya, Beliau punya satu kebiasaan sedari dulu, yaitu membeli dagangan pedagang kecil meski tidak membutuhkannya.

Bahkan, ketika sudah kaya, Beliau punya karyawan yang khusus untuk keliling, nyari pedagang sapu lidi, pedagang tembikar, pedagang caping, pedagang kipas anyam, dan lain-lain sejenisnya.

Yang biasanya jualannya jalan kaki atau naik sepeda. Penjualnya sudah tua.

Beliau berniat untuk membagi rezekinya melalui itu.

Saya bertanya, kenapa tidak diberi sedekah? Hebatnya jawaban beliau.

Mereka sedang ikhtiar, saya tidak ingin merendahkan ikhtiar mereka. Biarlah mereka mendapat 2 kesenangan.

Pertama, dagangannya laku. Kedua, mereka jadi tidak putus asa, karena di jaman sekarang yang banyak mall dan toko modern, masih ada orang yang membeli dagangan mereka.

Subhanallah.

Dan setelah dibeli, barang itu akan dibagikan kembali oleh beliau ke siapa saja. Mendengar kebiasaan ini, saya yakin. Amalan inilah kunci kekayaannya. Karena sebenarnya, entah beliau sadar atau tidak, Beliau tengah melakukan 3 amalan sekaligus.

1. Sedekah.

2. Membantu kesulitan saudara kita

3. Membahagiakan hati orang lain.

Pantaslah kalau kekayaannya menggunung luar biasa.

Karena, Allah telah melihat bahwa beliau ini memang pantas mengelola harta yang banyak. Ini sekaligus menjadi renungan bagi kita semua.

Khususnya saya.

Apakah sudah ada niat di dalam hati, atas setiap rezeki yang nantinya kita dapatkan akan kita salurkan untuk orang lain?

Atau kah kita masih hanya berniat mengumpulkan harta karena ingin nampak kaya raya sendirian saja?

Mungkin, patut kita bertanya serius ke hati sendiri. Jangan sampai semakin kaya, hati semakin serakah.

Padahal, sifatnya harta. Ia akan memberi kepuasan hanya jika ia dibagikan.

Dan akan semakin memberikan rasa kurang, jika ia disimpan.

Wallahu’alambishawab .

Semoga Kita termasuk orang yg gemar bersedekah, suka menolong, dan suka membahagiakan hati orang lain.

Aaamiin.

 

Related posts