Kisah Mbah Giyem, Meski Raga Termakan Usia, Masih Semangat Dagang Serabi di Tengah Pandemi

Seorang nenek tampak masih semangat berdagang kue serabi di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Mbah Giyem namanya, dan di Sukaharjo, Jawa Tengah berjualan.

Kreator TikTok Ahmad Thoric dengan akun @ceritadisolo membagikan perjuangan Mbah Giyem berjualan serabi di tengah pandemi. Meski sudah renta, namun semangatnya untuk berjuaan tak pernah kendor.

“Mbah Giyem, meski raga sudah termakan usia, tapi soa semangat tiada duanya. Beliau berjualan serabi di Utara Gapura Sukoharjo, sebelum RS Nirmala Suri,” kata Thoric.

Thoric menjelaskan, Mbah Giyem biasanya berdagang mulau buka pukul 17.30 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Harga serabinya juga tidak mahal, hanya Rp2.000,- saja.

“Monggo sesekali dolan (silakan sesekali main) Sukoharjo, ngelarisi Mbah Giyem,” tuturnya.

Meski sudah sangat tua, Mbah Giyem masih kuar berdiri dan berjalan sendiri tanpa alat bantu. Walau sudah agak membungkuk saat berjalan.

@ceritadisolo

Mbah Giyem.. penjual Serabi di UtaraGapura Sukoharjo (RS Nirmala Suri) monggo dilarisi, harga 2000 saja 🙂 #kulinersolo #solongangeni

♬ Surrender – Natalie Taylor

Related posts