Kisah Mbah Kusbari, 30 Tahun Tekuni Jadi Loper Koran di Kulonprogo Hingga Usia Senjanya

Berbagisemangat.com – Ketekunan seorang loper koran tua di Kulonprogo telah membuat haru sejumlah warganet.

Namanya Kusbari, yang sudah lebih dari 30 tahun terakhir, mengantarkan surat kabar ke rumah pelanggan di daerah Ngeplang dan Samigaluh.

Ketekunan Kusbari dalam menjalani pekerjaannya diceritakan warganet bernama Ryutaro di grup Kulon Progo.

Ryutaro membagikan foto saat Kusbari meneguk segelas minuman, juga saat pria tua itu sibuk dengan korannya.

Ryutaro menulis, Kusbari sudah menjadi loper koran sejak tahun 1980-an.

Kapan tepatnya pria itu menekuni pekerjaan tersebut, Ryutaro pun kurang tahu.

Kusbari akan berangkat dari rumahnya di daerah Samigaluh menuju Sentolo, dengan menggunakan bus.

Setelah mengambil koran di sebuah agen di timur stasiun, Kusbari akan berjalan ke Ngeplang, untuk mengantarkan koran-koran itu ke pelanggan.

Berikut postingan lengkap Ryutaro, yang dibuat Jumat (2/3/2018).

“Loyalitas tiada batas.
Simbah ini rumahnya di Samigaluh. Sudah puluhan tahun menjadi pengecer koran, kapan tepatnya saya kurang tahu, tapi sejak saya kecil beliau sudah mengais rejeki menjadi loper koran. Pada masa kejayaan koran, sekitar th 80an sampai saat ini jaman koran tergerus oleh media online, beliau tetap setia menjalani profesi beliau.
Sebelum subuh beliau berangkat dr samigaluh naik bus menuju ke Sentolo (agen koran timur stasiun ) kemudian beliau berjalan kembali ke ngeplang sambil mengantar koran kepada para pelanggan.
Tak kenal hujan, tak kenal panas, beliau tetap setia mengantar koran kpd para pelanggan dan selalu menjaga tepat waktu. Tanpa mengeluh beliau tetap berjalan selangkah demi selangkah untuk mengais rupiah.
Terkadang saya malu, saya yg masih kuat, masih bisa berlari dengan kencang tapi saya sering mengeluh dan tak dapat menerima kenyataan. Terima kasih atas pelajaran ttg hidup ini njih mbah…….

Semoga tetap sehat njih mbah….
#sentolo_love_story.”

Pada TribunJogja.com, Ryutaro menuturkan bahwa dirinya sudah berlangganan koran di Kusbari, sejak masih SD di akhir tahun 1980-an.

Setelah mengantar koran di Ngeplang, Kusbari akan kembali ke Samigaluh dengan naik bus, untuk mengantarkan koran di sana.

Hingga saat ini, Kusbari masih setia naik bus Samigaluh-Sentolo untuk mengambil koran, lalu mengantarkannya pada pelanggan.

“Rumahnya di Samigaluh di sekitar kantor kecamatan. Tepatnya saya kurang tahu,” kata Ryutaro.

Related posts