Kisah Perjuangan Anak Tukang Becak Lulus Di ITB Berpredikat Cumlaude

Berbagisemangat.com – Program beasiswa Bidikmisi adalah program bantuan biaya pendidikan yang diberikan pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai tahun 2010 kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai, namun kurang mampu secara ekonomi. Cahyo Widiantoro adalah salah satu mahasiswa ITB penerima beasiswa Bidikmisi tersebut.

Cahyo lulus dari Program Studi Teknik Material (FTMD) dengan IPK Cumlaude, 3.72. Dia pun akan diwisuda pada Wisuda Ketiga ITB Tahun Akademik 2018/2019, Jumat, 19/7/2019, di Gedung Sabuga ITB.

Cahyo merupakan anak terakhir dari dua bersaudara. Kedua orangtuanya berpisah ketika dia masih duduk di bangku TK. Di bawah asuhan sang nenek, Cahyo mengaku belajar tentang disiplin dan selalu bersyukur dalam setiap keadaan.

Cahyo bercerita bahwa keluarga besarnya sebagian besar tidak memiliki latar belakang pendidikan yang tinggi. Namun ada satu orang pamannya yang menginspirasi Cahyo memberanikan diri bercita-cita untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya.

Berkuliah di ITB menjadi target mimpi selanjutnya setelah ia lulus dari SMAN 1 Surakarta. “Ketika saya sampaikan kepada ayah keinginan saya untuk berkuliah, ayah tampak berkaca-kaca. Ayah mengaku tidak pernah terbayang akan dapat menghantarkan anaknya untuk berkuliah. Ayah hanyalah buruh yang terbiasa bekerja keras sejak kecil,”ucapnya.

Ayahnya pernah menjadi buruh tani, tukang becak, hingga ikut orang tanpa kepastian upah, dan kini beternak sapi pedaging secara mandiri. Ia selalu ingat pesan ayahnya untuk selalu menjaga diri dan berhati-hati dalam bertindak

Related posts