Kisah Pilu Penjual Bakso 80 Tahun, Punya Anak 4 tapi Tak Pernah Berkunjung

Mbah Suwaji, di usia tua ia tetap harus berjualan untuk menyambung hidup. Setiap hari, kakek berusia 80 tahun itu mencari rezeki dengan berjualan bakso.

Mbah Suwaji biasa berjualan di depan toko bangunan norton arah ke universitas UWK dukuh kupang, Surabaya. Ia mulai berjualan pukul 13.00 WIB.

Sejak pandemi covid-19, Mbah Suwaji bisa berjualan sampai jam 10 karena sepinya pembeli. Semangkuk bakso yang dijual Mbah Suwaji harganya hanya Rp13 ribu.

“Beliau berjualan mulai jam 13.00 WIB dan karena korona kata beliau bisa sampai jam 10 malam yaAllah,” tulis kreator TikTok @rayanrizky22 dalam keterangan video yang diunggahnya.

Mbah Suwaji hanya tinggal berdu bersama istrinya di sebuah kos-kosan. Diceritakan Mbah Suwaji, ia sebenarnya memiliki 4 orang anak, namun anaknya sudah sangat jarang berkunjung.

Anak beliau 4 orang sudah tidak pernah mengunjungi beliau, cerita beliau kepada saya, lanjut Rayan.

https://www.tiktok.com/@rayanrizky22/video/6883773248165678337?referer_url=https%3A%2F%2Fwww.indozone.id%2Flife%2Fgms7NpQ%2Fkisah-pilu-penjual-bakso-80-tahun-punya-anak-4-tapi-tak-pernah-berkunjung&referer_video_id=6883773248165678337

 

Related posts