Kisah Sukses Pebisnis Hijab Asal Bogor, Mulai Dari Modal Nol Rupiah

Berbagisemangat.com – Seiring dengan berkembangnya industri modest fashion di Indonesia, semakin banyak sosok-sosok pengusaha hijab yang sukses. Kebanyakan dari mereka bukan fashion desainer atau berpendidikan fashion, tapi kegigihan mereka berhasil membuat produknya laris manis di pasaran.

Salah satunya adalah Winda Victoria, pendiri brand Callanda Hijab. Ia memulai bisnis ini di tahun 2011, saat belum banyak brand hijab naik daun. Saat itu, ia masih mengenyam pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI Bandung).

Awal ia memulai bisnisnya adalah dengan sistem pre order (PO). Ia berjualan hanya kepada teman-temannya saja di grup BBM. Baru setelah mendapat uang, ia memproduksi jualannya. Dari laba awal itu, ia memutar bisnisnya sehingga terus berkembang.

Kisah Sukses Pebisnis Hijab Asal Bogor, Mulai dari Modal Nol Rupiah

“Aku mulai waktu masih kuliah di Bandung, sedangkan produksinya di Bogor. Dengan keterbatasan modal, nggak punya kendaraan, jadi waktu itu beli bahan di Bandung diproduksi di Bogor. Waktu itu kerasa banget perjuangan bolak balik Bogor naik motor. Kalau hujan harus neduh dulu,” ungkap Winda kepada Wolipop via telepon hari Minggu (04/11/2018).

Berkat kegigihan Winda, bisnisnya tak berhenti meski harus menghadapi banyak rintangan. Menurut Winda, saat itu belum banyak saingan merek hijab di Instagram maupun Facebook, sehingga Callanda Hijab diterima dengan baik.

“Tantangan awalnya karena saat itu belum banyak online shop hijab, kita harus meyakinkan customer karena mereka takut ditipu apa gimana,” kenangnya.

Winda pun bisa lebih dulu mengenal selebgram (selebriti Instagram) yang kini sudah tenar. Dengan begitu, ia bisa berkomunikasi lebih mudah dengan para buzzer, tak seperti brand-brand hijab yang baru.

Kisah Sukses Pebisnis Hijab Asal Bogor, Mulai dari Modal Nol Rupiah

Kini, Winda menjual ribuan hijab setiap bulannya. Di setiap rilisnya, ia bisa menjual habis semua stok dalam waktu tak sampai lima menit. Salah satu produk best seller Callanda Hijab adalah hijab motif yang coraknya dilukis manual dengan tangan.

“Selain hijab motif tadi, produk best seller-nya itu adalah tunik. Tunik-tunik yang simple. Itu tunik best seller banget. Setiap customer itu bisa punya dua tiga warna. Sekali launching 300-400 pieces langsung abis,” ungkap mahasiswi S2 Manajemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor (IPB) ini.

Fenomena ‘rebutan’ di Instagram ini memang sedang populer. Para hijabers berjuang mendapatkan produk yang mereka inginkan itu di satu menit pertama perilisan produk. Biasanya produk bisa ludes dalam satu menit saja.

Produk Callanda memang dijual dengan harga yang relatid terjangkau. Untuk Kayla Tunic yang best seller dibandrol dengan harga Rp 145 ribu, sedangkan dress-nya dijual dengan harga Rp 215 ribu saja.

Winda memberikan pesan untuk para pengusaha yang baru memulai untuk tak takut dengan modal. Menurutnya, bisnis bisa dimulai dengan modal berapapun, asal ada usaha dan semangat.

“Mulailah usaha dengan modal seadanya. Nggak usah nunggu modalnya banyak. Kita juga harus mengikuti perkembangan pasar, khususnya media. Kaya dulu ramainya di FB, terus Instagram, terus e-commerce. Menurutku kita harus berinovasi dalam bisnis agar kita nggak stuck di situ aja,” tutup Winda.

Please follow and like us:

Related posts