Korban PHK di Sleman Produksi Wastafel Portabel Anticovid-19

Berbagisemangat.com – Sejumlah pemuda yang menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK) perusahaan terdampak Covid-19 di Kabupaten Sleman, membuat inovasi tempat cuci tangan atau wastafel. Uniknya wastafel ini menggunakan pedal kaki, untuk mengalirkan air agar lebih aman dari penularan Covid-19.

Penggagas wastafel pedal kaki, Nurul Amin Iskandar mengatakan awalnya mereka sedih karena menjadi korban PHK. Pandemi Covid-19 menjadikan mereka harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hingga akhirnya tercipta ide untuk membuat produk tempat cuci tangan.

Produk yang dihasilkan ternyata cukup diminati pasar, karena tidak perlu sentuhan tangan saat menggunakannya. Cukup menginjak pedal kaki untuk mengalirkan air dan menuangkan sabun. Cara ini lebih aman karena penggunakan wastafel tidak perlu disentuh para pemakainya.

“Sekarang pesanan cukup banyak dan yang mengerjakan para pemuda sini yang menjadi korban PHK,” kata Amin, di rumahnya di Dusun Paten, Tridadi, Sleman, Kamis (18/6/2020).

Wastafel ini banyak dipesan untuk memenuhi kebutuhan pasar-pasar, perkantoran atau instansi dan kampus. Bahan wastafel ini menggunakan galfanis yang antikarat dan fiber plastik untuk penutup rangka dan keran air maupun tempat sabun. Cukup diinjak air akan langsung mengalir sesuai dengan kebutuhan.

“Setiap hari kita bisa produksi 10 hingga 15 unit,” katanya.

Satu unit wastafel portabel pedal kaki dijual dengan harga antara Rp750.000 hingga Rp1 juta. Produk ini pun sudah menembus pasar luar daerah seperti di Jakarta, Palembang dan Makasar setelah diunggah di media sosial.

Artikel : inews.id

Related posts