Mahasiswa di Kaltim Datang Sendirian ke Kampus untuk Ospek, Alasannya Bikin Haru

Berbagisemangat.com – Pandemi COVID-19 menyebabkan aktivitas perkuliahan hingga penyambutan mahasiswa baru tahun ini di seluruh Indonesia berubah menjadi sistem daring. Pasalnya, semakin menambahnya jumlah positif belakangan ini membuat pemerintah enggan membuka kampus secara tatap muka.

Hingga akhirnya, beragam permasalahan pun bermunculan. Salah satunya kuota internet dan harus memiliki smartphone. Kini, para mahasiswa baru terpaksa mengikuti penyambutan mahasiswa baru secara online.

Akan tetapi, tak semua mahasiswa ternyata bisa mengikuti hal tersebut. Salah satunya mahasiswa baru di Samarinda, Kalimantan Timur. Seorang mahasiswa dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) ini malah datang langsung ke kampus untuk mengikuti penyambutan mahasiswa baru alias ospek.

Potret mahasiswa itupun sempat heboh di media sosial Twitter usai diunggah oleh akun @AREAJULID pada Rabu lalu (23/9). Meski hanya seorang diri, mahasiswa tersebut tidak merasa malu saat datang langsung untuk mengikuti pengenalan kampus.

“Bukan bahan bully-an atau lawakan. Dari ribuan mahasiswa baru yang melaksanakan PBAK online. Hanya dia yang datang tatap muka langsung kepada panitia PBAK Fakultas Syariah, wali kelas dan dosen-dosen,” bunyi tulisan di unggahan foto tersebut.

Dengan memakai masker dan seragam putih-hitam, mahasiswa itu datang seorang diri bertemu dengan panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) atau bisa juga disebut dengan penyambutan mahasiswa baru di kampusnya.

Akan tetapi, di balik hal tersebut, ada sesuatu mengharukan yang terkuak mengapa mahasiswa itu datang langsung ke kampus untuk ospek. Menurut unggahan itu, mahasiswa yang bersangkutan disebut kerusakan HP hingga tidak bisa mengikut PBAK secara online.

Sontak, dengan hal itu, para warganet pun merasa terharu dengan hal yang dilakukan oleh mahasiswa baru tersebut. Pasalnya, mahasiswa yang bersangkutan bersikeras ingin mengikuti PBAK meski HP miliknya dalam keadaan rusak.

“Bangga banget, salut banget, semoga sampai akhir semangatnya tetap berkobar, ya,” tulis @aridharosyp.

Kini, postingan tersebut telah di-retweet ratusan orang dan disukai lebih dari 3 ribu pengguna Twitter. Selain itu, para warganet juga turut mendoakan agar mahasiswa baru itu tetap semangat dan mendapatkan bantuan agar bisa mengikuti perkuliahan nantinya.

“Sebenarnya orang-0rang seperti ini yang harus dapat bantuan pemerintah kalau nggak salah yang 600 ribu, tapi dizalimi sama mereka yang duitnya buat beli HP atau nongkrong,” sahut @mrezapIv.

“Semoga sampai semester tua tetap semangat,” timpal @WidyaPutriUtamy.

Related posts