Masa Kecil Jual Asongan, Kini Pria Ini Jadi Perwira TNI AD Hingga Namanya Masuk Sejarah Amerika!

Berbagisemangat.com – Meski lahir dari keluarga kurang mampu, tak menyurutkan mimpi Alzaki untuk menjadi seorang perwira tentara. Alzaki yang kini berpangkat mayor, sempat berjualan asongan semasa kecil untuk membantu kedua orangtuanya.

Tak seperti anak-anak lainya, Alzaki mengisi waktu luangnya untuk mencari penghasilan tambahan usai pulang sekolah. Meski begitu, Alzaki tetap bisa berprestasi hingga mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di SMA Taruna Nusantara.

Alzaki kecil adalah sosok yang tangguh dan senang membantu orangtua. Hidup serba pas-pasan membuat Alzaki memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan membantu orangtua yang hanya berjualan kelontong kecil-kecilan.

Alzaki tak malu saat harus berjualan asongan dan membantu di bengkel. Semua itu Alzaki lakukan demi membantu keuangan keluarga.

Orangtua Alzaki sempat khawatir akan mengganggu sekolahnya, namun Alzaki membuktikan dengan selalu mendapat ranking 1 saat SD dan SMP. Bahkan Alzaki mendapat gelar murid berprestasi.

“Karena saya selalu menjadi juara 1 di SD maupun SMP dan menjadi siswa teladan di daerah, mereka pun tidak melarang atau meminta saya berjualan atau bekerja di bengkel,” ujar Mayor Alzaki dilansir Tribunnews.com.

Orangtua Alzaki selalu memberi nasihat kepada anak-anaknya untuk mengutamakan sekolah meskipun berasal dari keluarga tidak mampu.

Atas prestasinya, Alzaki berhasil mendapat beasiswa di SMA Taruna Nusantara pada tahun 1998. Alzaki kembali menunjukan bahwa hidup serba kekurangan bukan menjadi alasan, bahkan dia terus bisa berprestasi.

“Waktu itu, saya dapat informasi dari anaknya teman ibu yang lebih dahulu masuk SMA TN bahwa selain lulusannya banyak yang menjadi Taruna (Akademi TNI) dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Luar Negeri, juga selama sekolah mendapat beasiswa,” jelas Alzaki.

Meskipun sempat mengalami culture shock, Alzaki berhasil beradaptasi dengan lingkungan barunya di SMA Taruna Nusantara.

Selama bersekolah di sana, Alzaki mendapat pendidikan karakter, digembleng tentang kedisiplinan dan mental tangguh serta pendidikan fisik. Menurutnya semua pelajaran tersebut membuat Alzaki lebih siap mengikuti tes dan berhasil masuk Akmil.

Perjuangan dan prestasi Alzaki kembali terlihat dalam mengikuti pendidikan Candradimuka dirinya lulus menjadi yang terbaik di Capratar (Calon Prajurit Taruna) Akademi TNI (Akmil, AAL, dan AAU).

“Ketika wisuda jurit, saya bahagia karena dapat memberikan prestasi dan kebanggaan kepada orang tua saya yang waktu itu tidak sempat hadir,” ucapnya.

Setelah wisuda jurit, Alzaki tetap tidak puas dengan prestasinya. Selama pendidikan Akmil, ia terus fokus belajar dan berlatih untuk mewujudkan cita-citanya.

Alzaki pun berhasil mendapat amanah dengan menjabat Danmen Korps (Komandan Resimen Korps) Taruna di usia 21 tahun. Alzaki berhasil lulus dari Akmil dengan prestasi tinggi yaitu Adhi Makayasa dan Trisakti Wiratama.

Atas segala prestasi yang ia capai dalam karier militernya, Mayor Inf Alzaki menjadi perwira TNI AD pertama yang namanya tercatat di Wall of Fame US Army Command and General Staff College.

Kisah inspiratif dari Mayor Inf Alzaki membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa dalam kondisi kurang mampu bukanlah penghalang untuk tetap berprestasi.

Related posts