Mohammad Akbar Kurniawan Rebut Emas Kelas 105 CM Kejuaraan Equestrian di Taipei

Berbagisemangat.com – Atlet berkuda ketangkasan Indonesia Muhammad Akbar Kurniawan tampil gemilang di Kejuaraan Jumping Junior di Chinese Taipei, Minggu (11/11/2018).

Aan, sapaan akrab Muhammad Akbar Kurniawan, merebut gelar juara di persaingan kelas 105 cm pada event yang diselenggarakan oleh Federasi Equestrian Asia atau Asian Equestrian Federation (AEF) tersebut.

“Garuda juaraaaaaa!”

Demikian disampaikan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi) Mohmmad Chaidir Saddak, MBA.

“Ini di kelas 105 cm. Siang ini Aan akan  tampil lagi di kelas 110 cm,” seru Mohammad Chaidir Saddak, yang di event ini hadir sebagai wakil resmi AEF.

“Saya hadir di sini mewakili AEF sebagai Vice President,” kata Mohammad Chaidir Saddak.

Event 3’rd AEF Asian Junior Championship ini dilangsungkan di Houli Horse Farm, di Taichung City, Taipei.

Aan, anak ketiga dari keluarga Ir.Fatchul Anas dan Ermawati Yohana itu, mencatat waktu tercepat dari  32 peserta yang berpartisipasi di Jumping kelas 105 cm.

Ke-32 peserta adalah perwakilan dari negara-negara anggota AEF. Mereka tampil dengan kuda pinjaman yang disediakan oleh panitia. Aan sendiri menunggang kuda Carista.

Aan, yang didampingi rider senior James Momongan sebagai pelatihnya di sana, dipastikan merenbut gelar juara setelah menyelesaikan penampilannya dengan waktu terbaik 81.50 dt, yang menempatkannya di peringkat teratas.

Peringkat kedua direbut oleh rider Kuwait, Rakan Al Hasami, dengan waktu 81.85 dt. Posisi ketiga diduduki Ali Sarama dari Palestina dengan catatan waku 83.50 dt.

Aan menjadi satu-satunya rider Indonesia yang berkompetisi di sini. Tahun silam ia juga berpartisipasi di beberapa event yunior AEF di mancanegara.

“Minggu depan diundang Thailand,” terang Mohammad Chaidir Saddak.

Aan hampir tak pernah absen berpartisipasi pada setiap event equestrian di dalam negeri, terakhir ia berkompetisi dan merebut beberapa gelar dari keikutsertaannya di Kejuaraan Cinta Indonesia Open (CIO) 2018 di APM Equestrian Centre, Tangerang.

Keberhasilan Aan merebut gelar juara di persaingan kelas 105 cm pada kejuaraan di Taipei ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan mengingat Aan sudah berulangkali berdiri di podium kehormatan di berbagai kejuaraan dari persaingan kelas tersebut. Aan kini bahkan sudah lebih berani untuk bersaing di kelas yang lebih tinggi, misalnya 120 cm, seperti ditunjukannya pada CIO 2018 lalu.

“Memang tidak salah apabila dikatakan Aan lebih advance saat ini dibanding rider-rider lain yang kita punya,” Mohammad Chaidir Saddak melontarkan pujiannya.

Related posts