Pelaku Bakar Rumah Orang Tuanya Hanya Karena Tidak Dibelikan Hape Bersujud Meminta Maaf

Berbagisemangat.com – SEORANG remaja bernama Agung tega membakar rumah kedua orang tuanya yang berada di desa Dukuh Krajan RT 04, RW 01, Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jatim hanya karena tidak dibelikan hp baru.

Sebenarnya, permintaan Agung sudah dijawab oleh mereka. Namun diminta untuk menunggu sampai habis lebaran karena uangnya belum cukup. Hal inilah yang membuat remaja bergaya anak punk tersebut marah dan membakar rumah orang tuanya. Kini, ia pun harus mendekam di dalam sel demi mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Usai kasusnya viral, Agung akhirnya dipertemukan kembali dengan kedua orang tuanya. Remaja ini bersimpuh sujud meminta maaf atas perbuatannya yang menyebabkan orang tuanya kehilangan tempat tinggal.

Melihat tangis agung, Gumbrek selaku orang tua memaafkan perbuatan anaknya tersebut. Meskipun telah kehilangan rumah serta harta benda. Video ini diunggah oleh akun Facebook @Eris Riswandi.
@Eris Riswandi: “ANAK PELAKU PEMBAKARAN RUMAH ORANG TUANYA BERSUJUD MEMINTA MAAF.

Sesalah apapun seorang anak, meski kedua orang tuanya tidur tanpa atap saat ini karena rumahnya ludes terbakar, tetap saja mereka luluh saat anaknya “bersujud” meminta maaf. Kedua orang tuanya iklas memaafkan, meskipun proses hukum tetap berjalan. Meskipun sudah di sakiti, kedua orang tuanya sayang banget sama anak nya. Semoga kelak anaknya nanti bisa menjadi anak yang lebih dewasa dan belajar dari kesalahan.

Maafkan kedua orang tuamu yang mungkin tidak bisa memberimu harta berlimpah, dengan segala kekurangan mereka berusaha memberi kita yang terbaik.

*Katanya ada penggalangan dana untuk membangun kembali rumah Bapak Ibu ini ya? tolong di bantu ya nitizen. Klw ada infonya silahkan inbox


Credit: NET JATIM,” tulisnya.

Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari kejadian yang menimpa keluarga pak Gumbrek.

(Berbagisemangat.com – Manaberita)

Related posts