Polisi Lamongan Ini Beramal Lewat Jualan Pohon Bidara

Berbagisemangat.com – Seorang anggota kepolisian di Kabupaten Lamongan rela berjualan pohon bidara di tengah-tengah kesibukannya. Menariknya, uang hasil penjualan pohon-pohon itu ia sumbangkan untuk warga yang kurang beruntung.

Namanya Bripka Purnomo. Ia berdinas di Satlantas Polsek Babat. Di sela-sela kesibukannya, Purnomo juga berjualan pohon Bidara Arab.

“Saya tidak semata-mata jual, tapi saya mengajak pembeli untuk bersedekah,” kata Purnomo dalam perbincangannya dengan detikcom, Jumat (14/12/2018).

Purnomo menuturkan, ia memperoleh pohon-pohon Bidara Arab setinggi lebih kurang 25 cm itu dari Sidoarjo dengan harga Rp 40 ribu perpohon.

Namun sebelum menjualnya, Purnomo menawarkan pohon ke calon pembeli dengan ‘iming-iming’ sedekah. Ia terang-terangan mengatakan bila calon pembeli berkenan membayar sebesar Rp 60 ribu untuk setiap pohonnya, maka itu artinya mereka juga bersedekah.

Sembari jualan, Purnomo juga mencoba mendekatkan sosok polisi dengan masyarakat. Caranya, ia mengenalkan pohon Bidara Arab yang ia jual dengan sebutan ‘Bidara Polisi’.

“Bidara Arab sengaja saya kasih nama Bidara Polisi biar bisa merubah mindset kalau polisi bisa baik dan bisa mengajak masyarakat berbagi dengan warga yang kurang mampu,” kata Purnomo.

Inspiratif! Polisi Lamongan Ini Beramal Lewat Jualan Pohon BidaraFoto: Eko Sudjarwo

Untuk memperluas jaringan penjualannya, Purnomo juga memanfaatkan media sosial.

“Apa yang saya dan komunitas saya ini, semata-mata untuk memberi inspirasi pada yang lain bahwa banyak jalan untuk membantu sesama,” tandasnya.

Purnomo juga memastikan semua uang hasil penjualan pohon Bidara ini didonasikan kepada warga yang membutuhkan. Salah satunya M. Rizqi Ulinnuha, balita anak pasangan Suzudi dan Hayati, warga Desa Kemlagi Lor, Kecamatan Turi yang sedang tergolek sakit beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah dari pohon Bidara ini kami sudah menyerahkan donasi ke sejumlah pihak yang membutuhkan bersama komunitas kami,” terang Purnomo.

Saat ini, Purnomo mengaku sedang giat berjualan pohon yang dikenal luas karena khasiat pengobatannya itu agar dapat menyumbangkan sebuah kursi roda untuk seorang anak yang mengalami kelainan sejak lahir di Lamongan.

Related posts