Umrohkan 250 Guru hingga Istananya yang Bikin Melongo, Inilah H Isam Sang Juragan Batubara

Berbagisemangat.com – Tanah kalimantan benar-benar surga bagi Indonesia. Tanah di pulau yang dikaruniai sumber alam yang melimpah. Hal inilah yang membuat sektor tambang tumbuh subur.

Batubara, biji besi hingga intan. Pengusaha-pengusaha tambang pun bermunculan. Salah satunya adalah Andi Syamsuddin Arsyad.

Usia H Isam baru 40 tahun. Namun namanya begitu terkenal tak hanya di tanah Kalimantan namun sudah menasional.

Ia lebih dikenal dengan nama Haji Isam. Warga Batulicin dulunya mengenal H Isam adalah seorang pekerja bidang perkayuan, tukang tebang, buruh muat, sopir angkutan kayu, hingga pekerjaan jadi tukang ojek pun sempat dilakukannya.

Namun berkat kegigihannya, ia bisa menjadi pengusah sukses dan disegani. Saking segannya, banyak pengusaha tambang yang berhati-hati menyebut namanya.

Tak hanya sektor tambang Haji Isam juga sudah merambah ke usaha properti hingga transportasi.

Omzet Rp 40 Miliar Per Bulan

Di bawah bendera Jhonlin Group usaha Haji isam disebut-sebut beromzet Rp 40 miliar per bulan. Di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel), Haji Isam membangun rumah mewahnya.

Namun jika dilihat rumah itu lebih tepatnya disebut sebuah istana. bayangkan, gerbangnya saja lebih besar dari sebuah kompleks perumahan. Di internet sangat susah mengambil gambar isi kediaman Haji Isam. Mungkin ada aturan yang melarang merekam kondisi isi rumah mewah itu.

Foto maupun video yang beredar di dunia maya hanya menggambarkan bagian luar rumah megah dan besar itu.

Gerbang Rumah Mewah H Isam
Gerbang Rumah Mewah H Isam ()

 

Nama H Isam sangat populer di Kalimantan Selatan (Kalsel). Tidak hanya karena kekayaannya, namun jug karena kedermawanannya.

Umrohkan 250 Guru SMP

Sekolah H Isam, SMPN 1 Mentewe, Kabupaten Tanahbumbu, melaksanakan reuni akbar dari tahun 1990 – 2000, Minggu (18/2/18).

Setidaknya dihadiri sebanyak 700 orang. Hadir dalam temu alumni itu, H Andi Syamsudin atau akrab disapa H Isam. Selain itu juga dihadiri sekitar Bupati Tanahbumbu Mardani H Maming.

Pada reuni tersebut, Kepala SMPN 1 Mentewe, Asih Widianti menyampaikan kondisi sekolahnya dan perlu beberapa pembangunan. Di antaranya perluasan wilayah musalla dan bis angkutan pelajar.

Tak disangka, H Isam pun langsung merespons dan bersedia menyumbangkan dana sebesar Rp 1,5 miliar. Sementara itu Bupati Tanahbumbu menambahkan sebesar Rp 500 juta.

Bahkan bukan itu saja, H Isam juga bersedia mengumrahkan sebanyak 250 orang. Mereka yang diberangkatkan adalah guru-gurunya yang bertugas antara tahun 1990 hingga 2000 sebanyak 32 orang suami istri jadi 62 orang.

Selain itu juga angkatan H Isam, guru yang bertugas sekarang dan pengurus reuni tiap angkatan. “Jadi total yang diberangkatkan umrah semuanya sebanyak 250 orang di tahun ini juga,” ujarnya.

Pinjamkan Jet Pribadi

Selain memberangkatkan 250 orang gurunya pergi umroh, pada April 2017 silam, H Isam juga membuat semua orang terbelalak.

Mengutip Prokal.co, ia meminjamkan pesawat pribadinya kepada Dr Zakir Naik untuk mempermudah mobilitas dakwah di Indonesia.

“Benar, itu jet pribadi milik Haji Andi Syamsuddin Arsyad atau lebih dikenal dengan panggilan Haji Isam. Seorang pengusaha asal Batulicin, Kalimantan Selatan,” kata Ketua Panitia Dr Zakir Visit Indonesia, Hanny Kristianto.

Hanny sempat mengunggah gambar pesawat itu usai Public Lecture Dr Zakir Naik di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Ahad (2/4/2017).

Dari Bandung, DR Zakir Naik melakukan penerbangan ke Yogyakarta menggunakan pesawat jet pribadi yang disebutnya milik H Isam itu.

Salah satu karib pengusaha H Andi Syamsuddin Arsyad, H Tajerian Noor kepada Radar Banjarmasin membenarkan, kalau H Andi Syamsuddin meminjamkan pesawat non komersial kepada Ulama Zakir Naik selama kunjungan dakwah di keliling Indonesia.

Alasan memberikan kemudahan kepada Zakir Naik kata Tajeri karena, H Andi Syamsuddin sangat mengagumi sosok Zakir Naik.

Related posts