Unjuk Rasa Santuy di Lampung, Pendemo Ajak Duel Main Catur dengan Polisi

Sudah Seminggu ini telah terjadinya aksi unjuk rasa terkait RUU Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR RI. Disetiap daerah aksi tersebut terjadi dengan suasana yang berbeda.

Nah baru-baru ini, terlihat demonstrasi mahasiswa menolak omnibus law di Lampung terselip aksi “santuy” dari aparat kepolisian dan demonstran.

Saat berjaga di lokasi demonstrasi, Tugu Adipura, Rabu (14/10) siang, aparat kepolisian diajak oleh para demonstran untuk bertanding catur.

Belasan mahasiswa duduk di jalan, di hadapan masing-masing, terhampar papan catur yang diletakkan di jalan yang bertanding dengan polisi.

Di hadapan mereka, Kabag Ops Polresta Bandar Lampung, Kompol Arif Rahman Hakim Rambe duduk bersila, ikut bertading dengan para mahasiwa yang berdemo.

Meski tetap siaga berjaga, mereka terlihat santuy dan asik saat bermain catur.

Diketahui, para mahasiswa yang membawa permainan catur itu adalah perkumpulan catur dari Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung.

Ketua Itera Chess Club, Fahmi Hamdi mengatakan bahwa beberapa anggota klub sengaja membawa papan catur saat demonstrasi menolak omnibus law tersebut.

“Sambil aksi, agar ‘santuy’ enggak panas, kami bawa catur sambil ikut aksi,” kata Fahmi di lokasi, Rabu (14/10).
Selain itu ia juga menyebutkan bahwa catur bisa meredakan emosi karena otak terus diajak berpikir.

“Ternyata banyak lawan tanding bagus di sini,” kata Fahmi.

 

Lihat postingan ini di Instagram

 

Tactical Floor Game . . Keakraban Pak Polisi dan Mahasiswa di Lampung . #jagaindonesiakita #stopanarkis #polrihadiruntukmasyrakat #patriotdigitalpolri

Sebuah kiriman dibagikan oleh forum lintas angkatan polri (@lintasangkatanpolri) pada

Related posts