Viral, Seorang Ayah Sakit Jantung Berjuang Sendiri Ke Rumah Sakit Karena Anaknya Menolak Mengantar

Berbagisemangat.com – Tugas orangtua adalah membesarkan dan mendidik anak sehingga menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negara. Kebaikan orangtua terkadang tidak bisa dibalas dengan materi.

Namun seorang anak harus memperhatikan orangtua ketika usia mereka sudah tak muda lagi. Terlebih jika mereka sedang mengidap suatu penyakit. Dalam keadaan demikian, orangtua sangat butuh perhatian kita.

Namun, hal tersebut ternyata belum tentu dialami oleh semua orangtua, salah satunya adalah orang tua ini. Usianya sudah tak lagi muda tetapi ia harus berjuang seorang diri untuk pergi ke rumah sakit tanpa ditemani anaknya.

Kisahnya viral setelah dibagikan oleh pengguna Facebook bernama Shahrul Nizam Sairi. Saat berangkat kerja, pemuda bernama Shahrul ini bertemu dengan pria tersebut di jalan.

Shahrul lalu menyadari bahwa pria tersebut sedang menyetir dalam keadaan kurang sehat. Rupanya pria tersebut sedang menderita penyakit jantung. Ia kemudian menyuruh pria tersebut untuk berhenti menepi sebentar.

Saat menepi, pria tersebut tampak kepayahan dalam bernafas. Shahrul kemudian menanyakan tujuan pria tersebut, ternyata ia akan menuju ke tempat kontrol kesehatan jantung.

Pria tersebut mengaku hendak pergi ke Institut Jantung Negara (IJN), Kuala Lumpur, Malaysia. Mirisnya, pria ini sebenarnya sudah punya jadwal kontrol jantung pada Senin (29/4/2019). Namun, ia baru bisa datang untuk kontrol pada Jumat (3/4/2019).

Saat ditanya oleh Shahrul mengapa ia baru bisa kontrol pada hari Jumat, pria tersebut menangis dan berkata bahwa anaknya tidak bisa mengantarnya ke tempat kontrol. Seolah tak cukup, pria ini hanya diberi uang untuk ongkos bensin.

“Anak-anak saya tidak mau mengantar saya ke IJN. Mereka hanya memberi uang Rp171 ribu untuk beli bensin,” ujarnya dengan isak tangis.

Mendengar jawaban pria tersebut, Nizam pun ikut merasa sedih dan tergerak untuk membantunya. Ia kemudian mengantarkan pria tersebut namun hanya sampai Jalan Titiwangsa dan memberinya sejumlah uang.

Related posts