Viral Video Para Tahanan Kompak Lantunkan Allahul Kafi dan Shalawatan di Penjara

Sebagian besar masyarakat, menganggap bahwa penjara merupakan tempat yang menyeramkan. Ditambah lagi berada di lingkungan orang-orang yang pernah melakukan kesalahan fatal.

Baru-baru ini sebuah video viral beredar di media sosial. Hingga akhirnya menuai sorotan dan pujian warganet. Begitu terasa sisi lain yang dipancarkan oleh para tahanan.

Sejatinya, sel tahanan diperuntukkan untuk membimbing seseorang untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Serta mudah diterima kembali oleh masyarakat. Hal kecil seperti inilah yang membuat orang lain ikut terketuk pintu hatinya.

Lantunan Allahul Kafi menggema begitu kompak di balik jeruji besi. Terlihat para tahanan yang terbagi dalam empat sel itu kompak melantunkan Allahul Kafi begitu lancar.

Mereka saling mendendangkan badan ke kiri dan ke kanan. Sembari bersimpuh tangan, serta bertepuk tangan di akhir.

Melihat para tahanan yang kompak menyanyikan shalawat, tiba-tiba seorang polisi memasuki lorong. Seraya menjadi seorang dirigen atau konduktor. Mengangkat tangan dengan kode jari mendukung kekompakan puluhan tahanan tersebut.

Kabar yang beredar, menyebutkan bahwa puluhan tahanan tersebut merupakan penangkapan tersangka tawuran. Meski belum pasti, setidaknya semoga hal ini menjadi ajang keakraban untuk menjalin perdamaian di antara mereka.

Sayangnya, tak dijelaskan secara detail lokasi sel tahanan polisi tersebut. Meski begitu, tak menurutkan antusiasme masyarakat dalam mendukung sisi positif yang dipancarkan oleh para tahanan.

View this post on Instagram

Sebagian besar masyarakat, menganggap bahwa penjara merupakan tempat yang menyeramkan. Ditambah lagi berada di lingkungan orang-orang yang pernah melakukan kesalahan fatal. Baru-baru ini sebuah video viral beredar di media sosial. Hingga akhirnya menuai sorotan dan pujian warganet. Begitu terasa sisi lain yang dipancarkan oleh para tahanan. Sejatinya, sel tahanan diperuntukkan untuk membimbing seseorang untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya. Serta mudah diterima kembali oleh masyarakat. Hal kecil seperti inilah yang membuat orang lain ikut terketuk pintu hatinya. Lantunan Allahul Kafi menggema begitu kompak di balik jeruji besi. Terlihat para tahanan yang terbagi dalam empat sel itu kompak melantunkan Allahul Kafi begitu lancar. Mereka saling mendendangkan badan ke kiri dan ke kanan. Sembari bersimpuh tangan, serta bertepuk tangan di akhir. Melihat para tahanan yang kompak menyanyikan shalawat, tiba-tiba seorang polisi memasuki lorong. Seraya menjadi seorang dirigen atau konduktor. Mengangkat tangan dengan kode jari mendukung kekompakan puluhan tahanan tersebut. Kabar yang beredar, menyebutkan bahwa puluhan tahanan tersebut merupakan penangkapan tersangka tawuran. Meski belum pasti, setidaknya semoga hal ini menjadi ajang keakraban untuk menjalin perdamaian di antara mereka. Sayangnya, tak dijelaskan secara detail lokasi sel tahanan polisi tersebut. Meski begitu, tak menurutkan antusiasme masyarakat dalam mendukung sisi positif yang dipancarkan oleh para tahanan.

A post shared by STATUS FAKTA (@statusfakta) on

Related posts