60 Tahun Siapkan Jamuan Berbuka Di Masjid Nabawi Dan Ditanya Habis Berapa, Jawabannya Mencengangkan

Berbagisemangat.com – Contoh baik dari seorang kakek yang berusia lebih dari 70 tahun, Beliau adalah Muhammad bin Salimullah ar-Rahili. Orang yang biasa berlalu lalang di masjid Nabawi dipastikan pernah menjumpai beliau. Karena selama lebih 60 tahun di sanalah beliau senantiasa berderma. Membagi-bagikan makanan untuk berbuka puasa bagi setiap jamaah yang datang.

Jika dihitung, jamaah di Masjid Nabawi tak kurang dari 1000 jamaah yang mengikuti buka bersama setiap harinya. Namun, luar biasanya di Masjid Nabawi tak pernah kekurangan stok makanan untuk beruka. Menu buka puasa biasa dihidangkan pada lesehan-lesehan panjang yang diletakkan di beberapa bagian masjid, termasuk di terasnya.

Tentu saja, menu buka puasa ini tak disiapkan sehari duahari belaka, namuan sepanjang bulan Ramadhan. Di sanalah kakek Ar-Rahili mengambil bagian kebaikan yang besar itu. Beliau menyebutkan menyiapkan menu buka puasa berupa yogurt, susu, roti, kurma, dan juga makanan rumahan yang diadon dengan bumbu khas Arab.

Saat ditanya berapa uang yang dihabiskannya setiap tahun untuk memberi jamuan berbuka pada banyak jamaah masjid Nabawi, kakek ini enggan menyebutkannya. Dengan rendah hati beliau menjawab bahwa apa yang dilakukannya itu adalah bentuk ibadah kepada Allah ta’ala yang mana sedikitpun ia tak mencari ketenaran dari apa yang dilakukannya.

Demikianlah contoh orang-orang beriman. Mereka tak lagi memikirkan diri sendiri, melainkan justru sibuk beramal dengan bersedekah kepada sebanyak-banyaknya orang.

Tentu saja memberi jamuan berbuka pada orang berpuasa adalah sebuah sedekah yang bernilai tinggi, yang pahalanya setara dengan pahala orang yang berpuasa tersebut.

Semoga kisah ini menjadi cambuk penyemangat kita untuk menjalani ramadhan kali ini dengan sebaik-baiknya. Alih-alih bermewah-mewah dengan beragam menu berbuka yang tak semua sanggup dihabiskan sendiri, maka berbagi dan menjamu orang lain untuk berbuka bersama adalah salah satu ikhtiar yang bisa kita lakukan demi meraih ridho Allah Ta’ala.

Related posts