Bocah Ketahuan Nyuri di Minimarket, Sikap Karyawati Nasihatinya Tuai Pujian

Tindakan mencuri dengan alasan apapun tidak dibenarkan. Namun, cara untuk menyikapi pelaku pencurian dapat dilakukan dengan upaya preventif maupun represif.

Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan sebuah video seorang bocah yang ketahuan mencuri di minimarket. Dalam unggahan video dari akun media sosial Instagram memperlihatkan karyawati yang berada di kasir dengan bocah pelaku pencurian, Rabu (22/06/2022).

Karyawati tersebut alih-alih memarahi bocah yang mencuri di minimarket tempat kerjanya. Karyawati itu justru dengan lembut menasihati si bocah yang ketahuan mencuri jajan di sana.

Karyawati membayar semua jajan yang dicuri oleh bocah ini. Namun, dia memberikan peringatan supaya bocah tersebut tidak mengulangi perbuatannya mencuri kembali.

“Ini saya bayari tetapi adik enggak boleh ngambil-ngambil lagi ya,” kata karyawati dengan lembut.

Walaupun sudah ketahuan mencuri tetapi si bocah mengelak hal itu. Karyawati ini lalu menjelaskan apabila jajan sudah dibayar akan muncul tanda merah di mesin scan kasir.

Sementara, saat dicoba jajan yang dicuri bocah itu masih masuk ke dalam mesin scan. Artinya, jajan tersebut belum dibayarkan.

“Ini baru kalau discan enggak mau masuk lagi kalau dedek sudah bayar. Dedek ngambil kan? Enggak apa-apa teteh enggak marah. Teteh enggak bilang ke orangtua dedek, enggak. Teteh kasih ini tetapi enggak boleh nakal lagi ya, janji?” ucap karyawati.

Karyawati lalu menjelaskan ke bocah yang mencuri tersebut bahwa dirinya sudah mengamati gerak-gerik mencurigakan dari dia sejak awal. Si bocah memasukkan jajan yang diambil dari rak ke dalam tasnya.

Namun, karyawati ini memilih untuk diam saja mengamati aksinya mencuri. Karyawati sekali lagi meminta agar bocah itu mengakui perbuatannya dan tidak mencuri lagi.

Karyawati juga dengan senang hati membayarkan jajan yang telah dicuri si bocah tersebut. Sikap karyawati yang tenang dan lembut menasihati bocah mencuri jajan di minimarket tempatnya bekerja menuai pujian dari warganet.

Related posts