Bukan Sekedar Berjualan, Pedagang Kaki Lima Ini Sukarela Beri Les Bahasa Inggris Kepada Murid Sekolah

Berbagisemangat.com – Proses mengantarkan ilmu tak kenal usia dan juga profesi.

Seperti pria yang satu ini.

Meski hanya seorang pedagang kaki lima, ia mampu mengajari bahasa Inggris para siswa disebuah sekolah.

Seorang penjual kaki lima bernama Tatay Guillermo De Guzman yang berusia 66 tahun mungkin tampak seperti penjual kaki lima kebanyakan.

Namun pada kenyataannya, ada cerita yang lebih dari sekadar itu.

Pedagang kaki lima tua itu banjir pujian dari media sosial karena mengajari siswa dari sekolah dasar terdekat di kiosnya secara gratis.

Kisah inspiratif Guzman pertama kali dibagikan oleh John Felipe Faigmani yang penasaran ketika ia memperhatikan sekelompok siswa nongkrong di kios Guzman.

Sementara umum melihat siswa membeli beberapa makanan ringan dan mainan dari pedagang kaki lima setelah jam sekolah, para siswa di kios Guzman tampak sangat sibuk melakukan hal lain.

Jadi, suatu hari, Faigmani memeriksa apa yang sebenarnya dilakukan para siswa itu di warung.

Dia kemudian melihat bahwa Guzman mengajarkan ilmu bahasa kepada para siswa.

Rupanya, dia telah membimbing para siswa yang datang ke kiosnya untuk sementara waktu tanpa tidak mengenakan biaya sepeser pun.

Yang lebih mengejutkan, dia juga menyediakan perlengkapan sekolah seperti kertas dan pensil untuk digunakan dalam pelajaran.

Tergerak oleh isyarat tanpa pamrih Guzman, Faigmani kemudian merekam video tentang dirinya yang membimbing para siswa.

Kemudian ia mengunggahnya di Facebook di mana video itu dengan cepat beredar di media sosial.

Tidak lama setelah ceritanya beredar di internet, Guzman kemudian tampil di sebuah acara, “Bayan Mo, Ipatrol Mo”.

Di acara itu, Guzman berbagi bahwa dia sebenarnya hanya lulusan SMA dari Bulacan.

Namun, itu tidak pernah menghentikannya untuk membagikan ilmunya kepada para siswa.

Ketika Guzman masih muda dan bekerja sebagai petugas kebersihan dan kurir, ia juga bekerja sebagai tutor.

Kemudian ketika dia pindah ke Manila dan mulai menjual aksesori gadget di dekat sebuah sekolah di Kota Quezon, dia kembali mengajari para siswa.

Dia juga membuat tes dan kuis mingguan di mana siswa yang mendapat skor tertinggi akan mendapatkan apa pun yang dia suka dari kios Guzman!

Menurut Guzman, dia tidak keberatan menghabiskan uang dan waktu untuk siswa karena itulah yang membuatnya bahagia dan puas.

Dia berharap tidak lebih dari itu.

Related posts