Demi Sesuap Nasi, Nenek Suning Harus Jalan Kaki 15 Km Jualan Peyek Rp1 ribu

Di usia yang sudah senja, seharusnya seseorang hanya perlu menikmati sisa hidupnya. Namun ternyata hal tersebut merupakan sebuah kemewahan yang hanya bisa dirasakan orang tertentu.

Banyak orang senja yang tetap membanting tulang saat tubuh mereka sudah rapuh. Seperti kisah wanita paruh baya bernama Suning yang tetap harus bekerja di usianya yang tak lagi muda. Demi menyambung hidup, ia harus menjual peyek dengan harga Rp1.000.

Pahitnya, dirinya pun harus rela berkeliling menjajakan jualannya dengan berjalan kaki menempuh jarak 15 km.

Nenek Suning diketahui tinggal bersama cucunya. Berjualan peyek merupakan satu-satunya upaya agar keduanya bisa bertahan hidup.

” Mungkin, tak ada yang menginginkan masa tua seperti ini Nak, setiap hari harus jalan lebih dari 15 KM mejual peyek demi sesuap nasi, duduk di pinggir jalan, kemudian pindah ketempat yang lain lagi,” tulis keterangan akun Instagram

Dalam unggahan video yang dibagikan akun Instagram, nenek Suning mengungkap rasa sedihnya sampai tak kuasa menahan kepedihannya. Tanpa sadar, air matanya pun jatuh deras mengucur ke pipinya.

Ia menceritakan betapa sedihnya jika peyek jualannya belum laku, sedangkan di rumah ada seorang cucu yang menunggu dan berharap dirinya mendapat rezeki.

Penghasilan yang didapatkan oleh Nek Suning ini pun juga sangat jauh dari kata cukup.

Jika peyek yang dijajakannya berhasil laku semua, nenek hanya mendapatkan untung Rp25 ribu saja, itu pun hanya cukup untuk makan 1 hari dengan lauk seadanya.

” kalau laku semua ya Alhamdulillah Nenek dapat untung 25 ribu. Alhamdulillah walaupun hanya makan nasi seadanya, Nenek sangat bersyukur,” tulis keterangan akun Instagram.

Related posts