Inspiratif! Bermodal Bismillah, Anak Tukang Jamu Jadi Dokter

Berbagisemangat.com – Setelah melewati jalan panjang, mimpi Nila Munaya menjadi dokter akhirnya terwujud. Setelah Senin, 13 Januari 2020 gadis kelahiran Brebes, Jawa Tengah ini melaksanakan sumpah dokternya di kampus Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas, Jawa Tengah.

Di kampus yang sama, mahasiswa Kedokteran angkatan ini menyelesaikan S1 Pendidikan Dokternya pada 23 september 2017 lalu. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang Profesi Dokter (koas) di Rumah Sakit jejaring dan utama (satu tahun di RS dr. Soeselo Slawi).

Selanjutnya ke Puskesmas di Kabupaten Banyumas, yaitu Puskesmas Jatilawang, RSUD Salatiga, dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) Tawangmangu untuk stase herbal. Perjuangan panjang itu berujung indah, setelah pada Senin, 13 Januari 2020 kemarin Nila akhirnya melaksanakan sumpah dokter.

Dikutip dari laman UMP, Nila merupakan anak dari pasangan Sofwan Moh. Ishom dan Nur Aeni. Untuk mengantarkan putri kesayangannya menjadi dokter memang tidak mudah bagi orang tua Nila yang sehari-hari berkerja sebagai penjual jamu dan guru ini.

Namun dukungan dan tekad yang kuat dari kedua orang tuanya inilah yang berhasil membuat sulung dua bersaudara ini mencapai apa yang dicitakannya. Tujuan Nila menjadi dokter pun hanya satu, ia ingin mengangkat derajat kedua orang tuanya. Meski demikian,apapun profesi orang tuanya tidak membuat Nila berkecil hati.

“Saya dari kecil ketika ditanya mau jadi apa? Saya jawab ingin menjadi dokter. Meskipun awalnya orang tua ragu dan khawatir tidak mampu membiayai kuliah saya. Tapi berkat dukungan dari semua pihak, kami percaya Allah akan memberikan rezeki dan memberi pertolongan-Nya, sehingga Insya Allah bisa menjalani semuanya sampai akhir,” ungkap Nila.

Nila mengakui, perjalanannya menuntaskan pendidikan di prodi berbiaya tinggi itu tak begitu saja mulus. Ia sempat patah semangat, saat usianya masih duduk di Sekolah Dasar.

“Tapi dari keluarga saya memang hanya memiliki keinginan dan tekad yang kuat modal bismillah untuk memiliki harapan salah satu dari keluarga kami ada yang di bidang kesehatan, khususnya menjadi dokter,” urai Nila.

Related posts