Jadi Driver Go-Jek, Emak-emak Ini Bisa Nabung buat Umrah

Berbagisemangat.com – Untuk meningkatkan kesejahteraan mitra driver, Go-Jek merilis program Go-Jek Swadaya. Melalui program ini, mitra driver mendapat akses pengelolaan keuangan yang meliputi diskon kebutuhan operasional, cicilan ringan, akses layanan jasa keuangan, seperti perbankan dan asuransi, serta akses terhadap penghasilan tambahan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Salah seorang mitra driver Go-Jek, Soesi Ernawati, telah menjalani pekerjaan ini sejak 2016. Wanita yang akrab dipanggil Rara ini bergabung dengan Go-Jek untuk menambah penghasilan dan membantu suami menghidupi keluarganya.

Namun siapa sangka, berkat pekerjaan sebagai driver Go-Jek, Rara tidak hanya memiliki penghasilan tambahan, tapi juga tabungan berjangka berkat program Go-Jek Swadaya.

“Siapa sih umat muslim yang ndak ingin umrah? Tahun lalu iseng-iseng mengisi tabungan umrah lewat program Go-Jek Swadaya. Permohonan saya disetujui dan menurut mereka itu saya adalah mitra Go-Jek yang pertama kali mendaftar tabungan umrah ini. Bahkan saya sendiri tidak menyangka saya bisa menabung,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (4/3/2019).

Bergabungnya Rara di Go-Jek ternyata membukakan pintu ke ragam manfaat lain yang tidak pernah terbayang sebelumnya. Mulai akses tabungan berjangka di program Go-Jek Swadaya hingga pelatihan-pelatihan yang menambah kemampuan diri lewat Bengkel Belajar Mitra (BBM).

Namun, awal mula ia memutuskan bergabung menjadi mitra driver Go-Jek tidaklah mudah. Ibu tiga anak ini sempat dicemooh oleh beberapa teman dan tetangga. Bahkan hampir 2 bulan Rara menyembunyikan pekerjaannya sebagai seorang driver Go-Jek.

“Saya sempat malu dan menyembunyikan pekerjaan saya selama beberapa bulan. Tapi setelah lihat mitra driver wanita yang lain, mereka memiliki semangat tinggi pas lagi nge-bid dan tidak peduli apa kata orang, saya jadi semangat juga. Sekarang saya justru bangga ke mana-mana pakai jaket Go-Jek,” tutur Rara.

Sejak saat itu, Rara bercerita sangat rajin melayani penumpang tanpa memilih-milih orderan. Ia juga tidak sungkan mengambil order dari pelanggan meskipun terkendala jarak yang jauh. Kinerjanya yang baik pun mengantarkan Rara menjadi “Top Driver Go-Jek” di Surabaya.

Selain memiliki kinerja yang bagus, Rara aktif dalam kegiatan sosial pada komunitas mitra driver. Ia juga menjadi Ketua Komunitas Go-Can, yakni Go-Jek Cantik, yang terdiri atas mitra driver wanita di daerah Surabaya. Selain itu, Rara ikut dalam komunitas Ngagel dan Aloha. Dengan anggota komunitasnya tersebut, Rara aktif membantu sesama rekan Go-Jek yang mengalami musibah atau kecelakaan.

“Kami selalu cepat tanggap setiap ada rekan Go-Jek yang mengalami kecelakaan atau meninggal. Meskipun tidak kenal, kami kalau dapat info, selalu ikut menggalang dana dan menengok mereka yang kena musibah,” ungkap Rara.

Bukan hanya itu, komunitas Aloha yang ia ikuti juga menggagas program bersih-bersih dan membagi-bagi nasi bungkus pada saat terjadi musibah puting beliung di Tambak Sumur, Jawa Timur.

Keputusan Rara bergabung menjadi driver Go-Jek 4 tahun silam adalah keputusan yang tepat. Kini ia bisa bertemu banyak orang dan memberikan dampak sosial yang positif bagi sesama.

“Alhamdulillah, saya bersyukur sekarang saya bisa bekerja menjadi driver Go-Jek karena, selain mendapatkan penghasilan, juga dapat membantu sesama. Saya yakin, kalau kita bekerja jujur, rezeki yang kita dapatkan juga berkah,” jelas Rara.

Oleh karena itu, tidaklah mengherankan jika ia diganjar penghargaan sebagai Mitra Inspiratif oleh Go-Jek beberapa waktu yang lalu. “Saya tulang punggung ekonomi keluarga. Saya bersyukur atas penghargaan dari Go-Jek,” pungkasnya.

Related posts