Kisah Heroik Driver Taksi Online Di Semarang, Imam Bantu Penumpang Melahirkan Di Mobilnya

Berbagisemangat.com – Membantu penumpang yang melahirkan di mobilnya, nama driver taksi online Imam Suachadij viral di media sosial.

Lelaki yang merupakan driver taksi online di Semarang itu menolong Febriana Kristi Ningrum (28) yang bersalin, Sabtu (9/2/2019) dini hari.

Imam tak pernah menyangka pekerjaannya itu akan mengalami sesuatu yang luar biasa.

Kisah heroik ini bermula saat sepasang suami istri memesan armada taksi online via aplikasi Gojek.

Sandy Eko Prasetyo (33), suami Febriana, sudah siaga mengingat keadaan istrinya yang hamil tua.

Mereka menunggu kelahiran anak pertama. Pukul 02.00, Sandy melihat keadaan sang istri yang sudah mulai kontraksi dan mulas-mulas.

Warga Cemara 1 Kapling 12, Banyumanik, Kota Semarang, ini segera membawa Febriana ke klinik terdekat memakai sepeda motor.

Ternyata di tempat ini tak ada yang berjaga sehingga dia memutuskan beralih ke rumah sakit.

“Kala itu jalan saja sudah susah. Ketika diketok tak kunjung ada jawaban. Bel pintu pun sudah dimatikan.

Saya langsung pindah tempat,” jelas Sandy kepada media di Waroeng Penang, Jalan Singosari Raya, Semarang, Rabu (20/2/2019).

Sandy segera mengambil keputusan. Dia segera membawa Febriana Kristi Ningrum menuju RS Banyumanik.

Di tengah perjalanan, ternyata sang istri tak kuasa lagi meneruskannya dengan motor. Sandy kemudian memesan taksi online Gocar.

“Kondisi saat itu tidak karuan, panik banget. Langsung saja saya teringat aplikasi ojek online di hape Saya pesan dan jatuhnya pada Pak Imam,” terang Sandy.

Dini hari itu, Imam Suachadji sedang mangkal di Tusam, Banyumanik, tak berapa jauh dari lokasi Sandy memesan dan rumah sakit tujuan.

Melihat pesanan masuk, dia langsung meresponnya. Setelah memastikan lokasi penjemputan, Imam segera meluncur karena Sandy memintanya ngebut.

Di lokasi. dia melihat suami istri tersebut berada di tepi jalan. Sepeda motor terparkir di dekat mereka. Kondisi Febriana terkapar lemah di dekat kendaraan suaminya.

“Saat saya datangi, saya lihat istrinya sudah tidak karuan. Ternyata itu benar Sandy yang pesan,” kenang Imam.

Bersama Sandy, dia mengangkat Febriana ke dalam mobil. Sandy kemudian berlari ke motornya, mengikuti dari belakang.

“Saya bersiap menuju RS Banyumanik, tiba-tiba suaminya bilang, ‘Bawa ke Hermina saja.’ Saya spontan injak gas kencang,” lanjutnya.

Di dalam mobil, Febriana terus mengerang dan berteriak. Imam berusaha menenangkannya dengan mengabarkan bahwa mereka segera sampai. Sandy saat tertinggal jauh di belakang.

“Begitu sampai Hermina kira-kira pukul 04.10, suaminya belum datang.

Segera saya ke IGD dan panggil dokter dan suster. Ketika dilihat ketubannya sudah pecah. Saya juga mendengarnya ketika di mobil.

‘Pyak’ bunyinya.

Dokter segera ambil tindakan sehingga diputuskan melahirkan di dalam mobil,” ujar Imam.

Singkat cerita, lahirlah bayi mungil bernama Adysa Atlanna Hadinata dengan selamat. Sandy yang sudah tiba mengantarkan istri dan anaknya ke ruang perawatan.

Dia berpesan kepada Imam agar menunggu sebentar. Saat menunggu itulah, Imam mendapatkan pesanan baru.

Dia pun bergegas mengambil pesanan itu dan memberi tahu suster kalau-kalau Sandy mencarinya.

“Lama tak muncul-muncul. Saya kemudian bersihkan kursi mobil. Cabut saja menjemput orderan lain,” terang Imam.

Begitu Sandy kembali, dia tak menjumpai driver Gocar yang telah membantunya tersebut.

Dia lantas mengunggah identitas yang bersangkutan ke media sosial dengan harapan bisa bertemu kembali.

Kisah heroik Imam ini mendapat apresiasi dari Gojek.

Alfianto Domy Aji selaku Head Of Corporate Affairs Gojek wilayah Jateng, Jatim, Yogyakarta, Bali, dan Nusa Tenggara menyampaikan apresiasi tersebut berupa langganan gratis program Gojek Swadaya, yakni asuransi Pasarpolis dan asuransi kesehatan Allianz selama 2 tahun.

“Kami bangga karena banyak driver memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Semoga terus ditambahkan semangatnya untuk membantu sesama dalam memberikan pelayanan terbaik,” tandas Alfianto.

Related posts