Kisah Viral Wanita Bercadar yang Jadi Ahli Potong Rambut Terkenal

Berbagisemangat.com – Wanita berhijab apalagi bercadar umumnya tabu membicarakan gaya rambut. Namun, seorang wanita bercadar asal Philadelphia, Amerika Serikat berhasil menunjukkan keahliannya dalam menata rambut, bahkan jadi populer.

Ia adalah Natasha Somalia, muslim berdarah Somalia yang bekerja sebagai pemilik salon. Meski bercadar dan berpenampilan tertutup, Natasha tak menutup diri untuk mengembangkan passion-nya. Bakatnya dalam menata dan merawat rambut terus ia asah.

Penampilan Natasha pun tak biasa. Ia memakai abaya dan cadar hitam, khas wanita Arab. Namun, di bagian pinggangnya ia memakai sejenis celemek dengan peralatan potong rambut premium. Gayanya sudah seperti ksatria atau superhero.

Jarang Ditemukan, Wanita Bercadar Jadi Ahli Potong Rambut TerkenalNatasha Somalia jadi ahli potong rambut bercadar. Foto: Instagram/@natashasomalia

Salon yang ia miliki bernama Covered The Salon. Tagline yang dibawanya adalah ‘Healthy Hair is Good Hair’. Seperti salon pada umumnya, Covered The Salon menyajikan banyak perawatan mulai dari potong rambut, bleaching, hingga perawatan tumbuh rambut.

Natasha juga meluncurkan produk perawatan rambut bernama Natasha Somalia Phliladelphia. Ia mennyediakan sampo, vitamin rambut, hingga spray untuk rambut. Tampaknya ia memiliki idealisme yang tinggi dalam perawatan rambut.

Dilansir dari Philadelphia CBS, Natasha sudah membangun bisnis salon selama 28 tahun. Namun, ia memutuskan untuk memeluk agama Islam 11 tahun yang lalu dan memakai cadar.

Jarang Ditemukan, Wanita Bercadar Jadi Ahli Potong Rambut TerkenalFoto: Instagram/@natashasomalia

Awalnya ia mendapatkan banyak perlakuan yang tidak menyenangkan dari pelanggannya. “Mereka mengatakan, ‘jangan sentuh rambutku dengan (hijab) itu. Lepaskan dari kepalamu’,” terang Natasha kepada Philadelphia CBS.

Ia berharap dengan konsistensinya memberikan pelayanan terbaik, orang-orang akan menganggap Islam itu normal, cadar itu normal. Ia juga ingin mengubah pandangan mereka yang membenci Islam.

Related posts