Nenek Renta Ini Tinggal di Rumah Nyaris Ambruk Bersama Anaknya yang Lumpuh

Berbagisemangat.com – Beginilah kondisi rumah nenek Warmi, 74 tahun, Warga RT 10 RW 2 Dukuh Kali Longkrang Desa Tegalsari Timur, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang.

Rumah dari kayu ini tak layak dan membahayakan, karena sudah miring nyaris ambruk. Kayu sebagian besar sudah lapuk, dinding bambu berlobang dan sudah rusak parah, atap juga bocor. Kondisi dalam rumah juga memprihatinkan, kumuh serta tak ada barang berharga. Bahkan kamar tidur juga hanya berasal kasur kumal serta lantai tanah.

Mbah Warmi, harus mengurus anaknya kardono yang kondisinya lumpuh karena saraf terjepit, sejak lima tahun lalu. Badan sang nenek sudah bungkuk tak bisa lagi bekerja. Dia hanya mengumpulkan bunga kamboja yang dijual Rp 5.000 per Kg atau kayu kering untuk bisa bertahan hidup.

Kebutuhan sehari- hari kadang dibantu tetangga kanan kiri atau para dermawan, namun masih jauh dari cukup.

Sukardo mengaku tidak punya kartu bpjs kesehatan sehingga kesulitan berobat, PKH juga tidak ada. Beberapa kali mendapat bantuan dari pemerintah Desa juga relawan dan warga, namun hanya cukup untuk beberapa hari saja.

Kartono, ketua RT menyebutkan, sudah sering mengusulkan agar keluarga mbah Warmi ini mendapat bantuan bedah rumah dan bantuan untuk hidup sehari- hari , namun belum berhasil. Rumah tersebut masih numpang di tanah orang lain, sehingga harus ada kejelasan soal tanahnya.

Warga berharap ada bantuan dari pemerintah atau dermawan agar nenek dan anaknya yang lumpuh ini bisa segera tertolong.

Related posts